Petugas Gabungan Temukan Sate Diduga Mengandung Babi di Padang

"hasil pemeriksaan sampel terbukti daging Sate KMS positif B2 atau mengandung daging babi"
Petugas gabungan menyita gerobak sate yang diduga mengandung daging babi di kawasan Simpang Haru, Padang. (istimewa)
daging babi. Untuk tindaklanjutnya tim lagi dengan Dinas Perdagangan lagi," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Endrizal mengatakan, tim gabungan telah diam-diam melakukan pengecekan beberapa bulan yang lalu.

"Diduga, sate ini (menggunakan) daging babi. Kemudian petugas diam-diam telah mengecek satu bulan yang lewat, tadi jam 15.00 WIB hasilnya memang daging babi, makanya harus kita tindak langsung," ujarnya.

Menurutnya, saat petugas datang pedagang sate sempat membuang tumpukan tusukan sate ke dalam got yang diduga merupakan daging babi.

BACA JUGA: Sate Diduga Daging Babi, YLKI Angkat Suara Mulai Hukum Hingga Omset

"Ada daging dilempar ke got. Katanya tidak tahu menahu, tapi kenapa dibuang. Selanjutnya kita semua dengan tim terlibat untuk semua barang dagangan kita sita ke Satpol PP sebagai barang bukti. Selanjutnya dikembangkan sampai ke akarnya," sambungnya.

Ia mengatakan, langkah selanjutnya penjual akan diinterogasi hingga mengungkapkan distributor daging babi tersebut. Untuk tindakan pedagang jelas melanggar undang-undang perlindungan konsumen dan pangan.

"Sanksinya mungkin dua tahun dan denda Rp4 miliar, tapi tetap nanti di pengadilan yang membuktikan," ujarnya.

Mengingat sate KMS memiliki beberapa cabang, Endrizal menegaskan yang terbukti hanya satu pedagang ini. Sebab menurutnya, setiap pemilik Sate KMS berbeda-beda. "Berupa sampel sudah kita lakukan (cabang) tapi hanya ini yang terbukti. Nanti kita koordinasikan dengan pihak kepolisian," tutupnya.

[Halbert Caniago]