Dua Hari, 2043 Tahfiz Quran Kabupaten Solok Diwisuda

"Orang tua jangan biarkan anak larut dalam berbagai hal-hal yang sifatnya kurang bermanfaat, tetap arahkan dan awasi agar tidak terjebak dalam narkoba dan pergaulan bebas"
Bupati Solok, H. Gusmal mewisuda ribuan Tahfiz di Islamic Center Koto Baru. (Ist)

SOLOK, KLIKPOSITIF -- Sebanyak 1.075 orang pelajar setingkat SMP hingga SMA se- Kabupaten Solok mengikuti wisuda tahfiz gelombang kedua, Minggu (3/2) di Mesjid Al-Mukhlisin, Islamic Center, Koto Baru.

Sehari sebelumnya, juga sudah dilakukan wisuda serupa bagi 1.319 orang pelajar setingkat Sekolah Dasar. Total, 2043 orang pelajar di Kabupaten Solok telah diwisuda tahun 2019.

Bupati Solok, H. Gusmal menjelaskan, program Tahfiz Al-Quran merupakan bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Kabupaten Solok yang agamais berlandaskan Al-Qur'an dan Hadits.

"Secara sederhana, langkah itu kita mulai dari bangku sekolah, mulai dari tingkatan Sekolah dasar hingga menengah atas," ungkap Gusmal yang terlihat sangat bahagia.

Untuk itu, jelas Gusmal, semua elemen harus mendukung program dalam membekali generasi muda yang berakhlak mulia, Dadanya diisi dengan iman dan mengacu pada Al-Quran dalam setiap tindakan.

Kendati sudah diwisuda, Gusmal mengajak segenap pelajar untuk tetap menghafal Al-Quran. Jangan sampai wisuda tahfiz juga menjadi akhir dari upaya untuk tetap menghafal Al-Quran.

"Orang tua jangan biarkan anak larut dalam berbagai hal-hal yang sifatnya kurang bermanfaat, tetap arahkan dan awasi agar tidak terjebak dalam narkoba dan pergaulan bebas," imbau Gusmal.

Gusmal berharap, kedepannya, tidak ada lagi generasi muda kabupaten Solok yang tidak tahu baca tulis Al-Quran.

Sementara itu Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakaknya Kemenag) Kabupaten Solok, Afrizal menjelaskan, program Tahfiz merupakan progran pemerintah pusat yang di singkronkan dengan program kabupaten Solok.

"Ini sangat selaras dengan program magrib Al Qur'an dan subuh berjamaah serta sekolah umum berbasis pesantren yang diinisiasi boleh Pemkab. Solok," terang Afrizal.

(Syafriadi Puma)