Evakuasi Korban Banjir di Limapuluh Kota, Tiga Warga Dilaporkan Hanyut

"Biduak yang mereka tumpangi patah dan ketiganya jatuh ke air"
Tim SAR gabungaan melakukan pencarian terhadap tiga korban hanyut di Pangkalan, Limapuluh Kota. (istimewa)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Tiga orang warga dilaporkan hanyut di Batang Maek, Jorong Koto Panjang I, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu malam. Ketiganya menjadi korban saat mengevakuasi korban banjir di daerah tersebut.

Informasi yang dihimpun KLIKPOSITIF dari Badan Pencarian dan Pertolongan Limapuluh Kota, ketiganya dilaporkan hanyut ketika hendak mengevakuasi korban banjir dengan menggunakan biduak. Nahas, biduak yang mereka tumpangi patah dan ketiganya jatuh ke air.

“Seorang korban yang bernama Fikri (23) ditemukan selamat dengan jarak sekitar 1 Kilometer dari lokasinya hanyut. Sedangkan, dua rekannya, Riki (17) dan Febi (17) hingga saat ini belum ditemukan,” kata Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Limapuluh Kota, Robi Saputra.

Pihak SAR bersama Polsek Pangkalan, BPBD Limapuluh Kota dan masyarakat setempat sudah melakukan pencarian menggunakan alat SAR. Namun, terkendala hari yang sudah larut, pencarian dilanjutkan besok (4/2).

“Pencarian korban kita hentikan dulu malam ini. Besok kita bentuk lagi tim dan melakukan penyisiran,” tambah Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian san Pertolongan Padang, Asnedi.

Sementara itu, Kapolres 50 Kota, AKBP Haris Dadis menyebutkan, pihaknya sudah mendapatkan informasi tersebut. Saat ini, sejumlah personel diperbantukan di kawasan tersebut.

“Kita akan koordinasi dengan instansi terkait untuk pencarian selanjutnya,” kata Kapolres.

Peristiwa banjir ini sendiri diketahui terjadi di Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Kotobaru, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (3/2) sore. Upaya pencarian terhadap korban masih tetap dilakukan oleh tim gabungan Basarnas  TNI, POLRI, BPBD dan masyarakat setempat. (*)