Ini Dampak Banjir yang Terjadi di Limapuluh Kota

"enam jorong yang ada di tiga kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota terdampak banjir"
Banjir yang terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota. (istimewa)

KLIKPOSITIF -- Bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota berdampak cukup besar di daerah tersebut. Dilaporkan, banjir tersebut terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi sejak Sabtu (2/2) malam hingga Minggu (3/2) siang. 

Data dari Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) PB Sumbar, enam jorong yang ada di tiga kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota terdampak banjir.

Sekitar 350 orang siswa yang tengah kemping juga dilaporkan terjebak banjir di Batang Sanipan, Jorong Air Putih, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau hingga Minggu pagi.

Selain itu, satu unit pondasi jembatan di Jorong Nenan, Nagari Maek, Kecamatan Bukik Barisa juga terputus yang mengakibatkan 607 jiwa terisolir serta tiga orang warga dilaporkan hanyut (seorang selamat, dua dalam pencarian).

Kemudian, banjir juga terjadi di Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru akibat meluapnya batang Maek yang mengakibatkan akses jalan Pangkalan-Kapur IX tertutup dan merendam empat jorong di daerah ini (Jorong Banjaranah, Jorong Pasa Usang, Jorong Tigo Balai dan Jorong Lakuak Gadang). 

Manager Pusdapops PB Sumbar, Rahmadinol mengatakan, tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Limapuluh Kota, Basarnas, TNI, Polri, TRC PB Sumbar, Damkar Limapuluh Kota dan masyarakat sudah melakukan evakuasi mandiri.

"Ada tiga warga hilang, satu sudah ditemukan dan dua lagi dalam pencarian. Saat ini, tim menghentikan pencarian karena sudah larut malam, rencana nanti pagi kembali dilanjutkan. Kondisi air pun sudah mulai menyusut," kata Rahmadinol.

Sementara, untuk akses jalan Pangkalan-Kapur IX di daerah Lambe, saat ini masih tertutup dan belum bisa di lewati akibat tingginya intensitas air batang kampar. ... Baca halaman selanjutnya