Batal ke UIN Imam Bonjol, Kunjungan Ma'ruf Amin Diganti Jadi Bedah Buku

"kegiatan pengganti dari pembatalan kunjungan itu adalah bedah buku dan digelar di luar lingkungan kampus UIN Imam Bonjol"
Ma'ruf Amin (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF - Panitia Penyambutan Kunjungan Kerja Ma'ruf Amin di Sumatera Barat telah menyiapkan agenda pengganti pasca pembatalan kunjungan Cawapres Ma'ruf Amin ke Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang.

Pembatalan tersebut dilakukan lantaran surat peringatan dari Bawaslu Padang pada pihak kampus soal larangan kampanye politik di sarana pendidikan. Surat itu terbit pada Kamis 7 Februari 2019 kemarin.

Ketua panitia, Hendra Irwan Rahim mengatakan, kegiatan pengganti dari pembatalan kunjungan itu adalah bedah buku dan digelar di luar lingkungan kampus UIN Imam Bonjol.

"Kegiatan dialihkan menjadi bedah buku, menyusul pembatalan diskusi ilmiah oleh Kampus UIN setelah menerima surat Bawaslu terkait larangan kampanye di kampus," katanya pada KLIKPOSITIF, Kamis malam.

Kegiatan bedah buku ini sebut dia juga melibatkan pihak dari UIN Imam Bonjol. Rencananya, kegiatan ini akan digelar di Hotel Grand Inna Padang pada Jumat, 8 Februari 2019 pukul 09:00 WIB ini.

Bedah buku yang membahas tentang ekonomi dan bisnis Islam itu akan dihadiri oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN IB Padang Rahmad Wira, dan Direktur Pascasarjana IAIN Bukittinggi Ismail Novel.

"Buku dengan tema keadilan, keumatan, dan kedaulatan itu juga akan dihadiri langsung oleh pak Maaruf sebagai pembicara kunci," sebut pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Sumbar itu.

Sementara Sekretaris Panitia Penyambutan Kunjungan Kerja Mirwan Pulungan, mengatakan kegiatan tersebut dibuka untuk umum.

Selain itu juga akan dihadiri para praktisi, perbankan, dan mahasiswa. Setelah bedah buku, Ma'ruf Amin rencananya akan berkunjung ke Lubuk Alung, Padangpariaman, bertemu dan bersilaturahim dengan jemaah.

"Secara keseluruhan tidak ada pak Ma'ruf berkampanye di Sumbar, hanya melakukan ziarah Islam dan bertemu tokoh Islam," pungkasnya kemudian.(*)