Pemprov Sumbar Usulkan Penanganan Pasca Kebakaran Ditangani BNPB

"Usulan tersebut berasal dari kabupaten dan kota yang merasa sulit melakukan penanganan pasca kebakaran"
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Provinisi Sumatera Barat mengusulkan penanganan pasca kebakaran dilakukan di bawah kewenangan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan, hal tersebut diusulkan untuk penanganan bisa maksimal. Usulan tersebut berasal dari kabupaten dan kota yang merasa sulit melakukan penanganan pasca kebakaran.

"Sekarang ini penanganan pasca kebakaran di bawah Kemendagri. Agak sulit penanganannya, harus ada kebijakan dulu baru bisa dilakukan penanganan seperti kebakaran Pasa Ateh Bukittinggi," katanya, Jumat 8 Februari 2019.

Menurutnya, seharusnya ada perubahan nomenklatur sehingga penanganan paska kebakaran menjadi satu tangan saja. Apalagi kebakaran hutan dan lahan sudah berada di bawah penanganan BNPB.

"Kenapa tidak sekalian saja kebakaran lainnya, seperti rumah dan pasar sehingga akan lebih maksimal, baik itu dari segi penanganan dan bantuan," sebut dia.

"Misalkan ada kebakaran pasar, hanguskan 100 toko disana, jika BNPB yang terjun maka penanganan akan maksimal dari penanganan dan bantuannya, jika satu tangan saja dan akan memudahkan koordinasi ke pusat," jelasnya.

Nasrul mengungkapkan, setelah diberikan usulan langsung kepada Kepala BNPB saat datang ke Sumbar itu. Pihak BNPB akan menindaklanjuti usulannya ke pusat.

"Usulan kita diterima dengan baik. Dan, Pak Doni akan membawa usulan kita ini dengan langsung membicarakannya ketingkat pusat agar penanganan kebakaran seperti rumah dan pasar dibawah kewenangan BNPB sehingga jika kebakaran terjadi penanganan akan lebih maksimal dengan memasukan dalam program kebencanaan," pungkasnya.

[Joni Abdul Kasir]