Antisipasi Bencana, Diskominfo Sumbar Rancang Aplikasi Khusus

"Aplikasi ini akan digabung dengan informasi pariwisata untuk wisatawan ke Sumbar"
Kadis Kominfo Sumbar Yeflin Luandri (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) akan menyediakan aplikasi khusus kebencanan agar masyarakat tahu apa yang mereka lakukan saat terjadi bencana, apakah itu gempa, tsunami, banjir dan longsor. Aplikasi ini akan digabung dengan informasi pariwisata untuk wisatawan ke Sumbar.

Kepala Dinas Kominfo Sumbar, Yeflin Luandri kepada KLIKPOSITIF menyebutkan, dalam waktu dekat aplikasi tersebut akan dirancang. Namun butuh kajian dan rapat bersama pihak terkait seperti BPBD, kabupaten dan kota. Sehingga jelas seperti apa nantinya aplikasi tersebut dan apa saja konten yang ada didalamnya.

"Proses penyusunan tekstur dan strukturnya tengah digodok. Jadi, kami yang akan bangun infrastruktur atau pembuat aplikasi bisa tahu keinginan pihak terkait seperti BPBD serta kabupaten dan kota," jelasnya, Selasa 12 Februari 2019.

Kedepan, lanjut Yeflin, akan dibuat semacam FGD (Forum Group Discussion) untuk menentukan formula dan bentuk aplikasi. "Kita ingin ada input atau masukan dari berbagai pihak untuk kesempurnaan aplikasi ini," ujarnya.

Kemudian, nanti juga akan ditentukan siapa admin atau tim verifikasi dari informasi bencana. Jangan sampai informasi yang disebar ke publik salah dan malah menimbulkan kekacauan. "Insha Allah dalam waktu dekat akan kami eksekusi sesuai dengan prosesnya sehingga apa yang diinginkan pimpinan dan masyarakat terwujud," terang Yeflin.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan, aplikasi tersebut dibuat karena Sumbar merupakan merupakan daerah rawan bencana. Apalagi, Megathrust Mentawai pada tahun ini masa pelepasan yang bisa mengeluarkan energi gempa 8,8 Skala Richter dan menimbulkan tsunami diatas 10 meter.

[Joni Abdul Kasir]