Tim Gabungan Kota Solok Amankan 14 Wanita di Tempat Hiburan Malam

Wanita yang diamankan Tim Gabungan
Wanita yang diamankan Tim Gabungan (Istimewa)

SOLOK , KLIKPOSITIF -- Sebanyak 14 orang wanita pekerja Cafe hiburan malam diamankan tim gabungan satuan Polisi Pamong Praja dari dua tempat hiburan malam di Kota Solok , sekitar pukul 23.00 WIB, Senin 11 Februari 2019.

Seluruh perempuan itu diamankan ketika tengah sibuk melayani tamu di dalam ruangan tempat hiburan.

baca juga: Pemko Solok Bagikan Sembako Bagi Relawan

"Semuanya kita amankan di dua tempat hiburan malam di Kota Solok ," ungkap Plt. Kadis Pol-PP dan Damkar Kota Solok , Ori Affilo, Selasa 12 Februari 2019.

Dari pemeriksaan petugas, seluruh pekerja cafe hiburan malam itu ternyata berasal dari luar daerah Kota Solok , sepeti Indramayu, Kota Padang, Curug dan daerah lainnya.

baca juga: Tenggelam di Embung, Seorang Pelajar Solok Meninggal Dunia

Menurut Ori Affilo, penertiban terhadap pekerja cafe hiburan itu dilakukan dalam rangka penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Solok nomor 8 tahun 2016 tentang pencegahan dan pemberantasan penyakit masyarakat.

Meski mengantongi izin, Sejumlah pelanggaran masih saja ditemui petugas dari tempat hiburan yang di razia. Mulai dari ruangan yang masih bersekat, penerangan yang masih redup serta masih menyediakan minuman keras.

baca juga: Tagana Kota Solok Kembangkan Budikdamber, Alternatif Usaha di Tengah Wabah Corona

"Belasan wanita ini ditertibkan lantaran kedapatan tengah menemani tamu dalam ruangan bersekat," terang ORI Affilo.

Usai dilakukan penertiban, seluruh pekerja cafe tersebut digelandang ke Mako Pol-PP Kota Solok untuk dilakukan pendataan dan pembinaan. Selain itu, petugas juga turut mengamankan dua dus minuman keras.

baca juga: Kota Solok Gelar Kompetisi Inovasi New Normal, Hadiahnya Puluhan Juta

Ditegaskan Ori Affilo, pihaknya akan menindak tegas cafe hiburan malam yang masih melanggar peraturan daerah dan wanita pekerja malam yang diamankan bila masih kedapatan melakukan hal yang sama akan dikirim ke panti rehabilitasi.

[Syafriadi]

Penulis: Iwan R