Festival Lansek Manih 2 di Sijunjung Raih 3 Rekor Muri

"Selain memeriahkan HJK ke-70, kegiatan ini juga untuk menghadapi kunjungan wisata di Kabupaten Sijunjung"
Pemerintah Kabupaten Sijunjung Memperlihatkan Penghargaan Dari Museum Rekor Indonesia (MURI) (Istimewa)

SIJUNJUNG, KLIKPOSITIF -- Tiga kegiatan di Festival Lansek Manih 2 pada Hari Jadi Kabupaten (HJK) Sijunjung ke-70, berhasil mencatatkan rekor baru di Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri).

Tiga kegiatan tersebut, yakni Karnaval Anak Usia Dini terbanyak, Pagelaran Tari Piring dengan penari terbanyak dan Lomba Penyajian Lemang Ubi dengan Jorong terbanyak.

"Dari hasil verifikasi kami, Karnaval Anak Usia Dini sebanyak 3.880 peserta, Pagelaran Tari Piring dengan jumlah 1.965 penari dan Lomba Penyajian Lemang Ubi sebanyak 397 Jorong," kata Manager MURI, Andre Purwandono, Selasa 12 Februari 2019.

"Kami telah tiga kali diundang Pemkab Sijunjung mengikuti kegiatan rekor MURI," lanjutnya.

Ia menambahkan, ketiga kegiatan yang digelar Pemkab Sijunjung layak mendapatkan penghargaan tersebut. Pasalnya, dua kegiatan seperti karnaval anak usia dini terbanyak dan pagelaran tari piring dengan penari terbanyak melebihi jumlah yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh daerah lain.

Sementara, lomba penyajian lemang ubi oleh Jorong terbanyak merupakan rekor MURI pertama. "Penyajian lemang ubi oleh Jorong terbanyak merupakan rekor Muri pertama dan belum pernah dilakukan sebelumnya," jelasnya.

Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin mengatakan, kegiatan ini bukan untuk membanggakan diri, melainkan sebagai motivasi untuk berbuat lebih baik lagi membangun Kabupaten Sijunjung sesuai dengan slogan Sijunjung Maju dan Sijunjung Jaya.

Kegiatan ini, lanjut Yuswir, selain memeriahkan HJK ke-70, juga dimaksud untuk menghadapi kunjungan wisata di Kabupaten Sijunjung. Apalagi, dua wisata di kabupaten berjuluk Ranah Lansek Manih, yakni wisata budaya dan perkampungan adat Nagari Sijunjung merupakan wisata budaya nasional.

"Begitu juga Geopark Silokek telah tercatat sebagai Geopark Nasional. Kegiatan ini sebagai upaya meramaikan wisata budaya perkampungan adat dan Geopark Silokek," tutupnya.

[Muhammad ... Baca halaman selanjutnya