Musrenbang di Tanah Datar, DPRD: Pembangunan Harus Adil dan Bermanfaat

"Politisi Partai Gerindra ini juga menyorot rendahnya anggaran rehab rumah warga miskin dimana dalam peraturan bupati sebesar Rp10 juta per rumah. "
Wali Nagari Tigo Jangko Indra Gunalan menyampaikan ekspos program pembangunan pada acara Musrenbang Nagari. (Ist)

TANAH DATAR, KLIKPOSITIF -- Anggota DPRD Tanah Datar Jonnedi mengharapkan pembangunan nagari yang masuk dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) hendaknya berazaskan keadilan dan merata.

"Pembangunan harus berdasarkan keadilan dan azas manfaat, jangan setelah dibangun dibiarkan begitu saja tidak dimanfaatkan," katanya saat Musrenbang Nagari Tigo Jangko, Kecamatan Lintau Buo, Selasa 12 Februari 2019.

Politisi Partai Gerindra ini juga menyorot rendahnya anggaran rehab rumah warga miskin dimana dalam peraturan bupati sebesar Rp10 juta per rumah. Ia berharap, kedepan biaya rehab rumah ini dapat ditingkatkan minimal menjadi Rp20 juta untuk penyesuaian harga bahan bangunan.

Wali Nagari Tigo Jangko Indra Gunalan menyampaikan beberapa rencana program pembangunan nagari berupa pembangunan jalan usaha tani dan irigasi. Kemudian pelatihan dan pemberdayaan masyarakat bidang ekonomi, adat dan budaya.

"Program pembangunan prioritas yang ingin dicapai dan dilaksanakan saat ini bagi masyarakat Nagari Atar adalah pembangunan jalan, irigasi dan rehab mushala sekolah," katanya.

Kemudian Staf Ahli Bupati Tanah Datar Nuryedisman mengharapkan Musrenbang Nagari dapat mempertimbangkan segala aspek serta prioritas kebutuhan dalam pelaksanaan pembangunan. Sehingga program pembangunan memang dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.

"Kepada pemerintahan nagari diharapkan dapat merangkul seluruh elemen masyarakat yang berkepentingan dalam merumuskan segala kebutuhan, sehingga masyarakat bisa berperan aktif dalam pembangunan dan tidak timbul gejolak dalam nagari," katanya.

Ikut hadir dalam musrenbang anggota DPRD Tanah Datar Eri Hendri dan Asrul Jusan, pimpinan OPD, Camat Lintau Buo Zulkifli dan tokoh masyarakat H. May.

(Irfan Taufik)