Kejari Pasaman Musnahkan Hasil Tangkapan Narkoba dan Puluhan Mesin Jackpot

"Barang bukti tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar dan dirusak karena telah diputus Pengadilan Negeri Lubuk Sikaping dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap"
Pemusnahan barang bukti berupa narkoba dan alat permainan judi di Kejaksaan Negeri Pasaman. (KLIKPOSITIF/Man St Pambangun)

PASAMAN, KLIKPOSITIF -- Kejaksaan Negeri Pasaman musnahkan 8 Kilogram lebih narkotika jenis ganja kering dam sabu-sabu seberat 6 gram lebih serta 27 unit mesin jackpot di depan kantor kejaksaan setempat, Rabu 13 Februari 2019. Barang bukti tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar dan dirusak karena telah diputus Pengadilan Negeri Lubuk Sikaping dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman, Adhryansah kepada KLIKPOSITIF mengatakan, semua barang bukti yang dimusnahkan ini adalah sisa dari perkara tahun 2018. Semua perkara yang yang telah diputus dengan hukuman penjara yang yang berat.

"Semoga ini membuat mereka jera dalam melakukan aksinya yang bisa merusak generasi bangsa," ujar Kajari Pasaman.

Menurutnya, kasus yang terungkap tahun 2018 ini cenderung meningkat yang signifikan dari sebelumnya. Namun, Kajari tidak merinci berapa peningkatan kasus tersebut.

"Maka dari itu, kita berharap kepada seluruh elemen masyarakat mari bersama-sama mencegah peredaran narkoba ini dan penyakit masyarakat lainnya seperi judi di Pasaman ini," harapnya.

Dalam rangka mengurangi peredaran narkoba dan penyakit masyarakat lainnya, pihak Kejaksaan telah melakukan upaya dengan cara jaksa masuk sekolah. Kejaksaan memberikan penerangan hukum kepada anak-anak sekolah.

"Kita mengucapkan terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung dan bekerja dalam pemberantasan peredaran narkoba di Pasaman," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Pasaman Yusuf Lubis mengatakan, terungkapnya peredaran narkoba ini berkat kegigihan penegak hukum. Dan para pelaku juga telah dijatuhi hukuman yang setimpal.

"Para pelaku juga banyak dari daerah luar yang melintasi daerah Pasaman dalam membawa narkoba. Kita mengucapkan terimakasih kepada penegak hukum yang telah giat mengungkap kasus ini," tutupnya.

[Man St Pambangun]