Kebakaran di Solok, Pedagang Beras Meninggal Dalam Kolam Usai Dijilat Api

"Tak hanya rumah dan toko, 1 unit mobil pick up L 300 dan 4 unit sepeda motor juga ikut hangus."
Kebakaran salah satu rumah makan di Solok beberapa waktu lalu (KLIKPOSITIF/Afri)

KLIKPOSITIF -- 1 unit rumah dan 3 petak toko yang terdapat di Jorong Sungai Rotan, Nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang habis dilalap sijago merah, Sabtu (2/7) pagi. Tak hanya rumah dan toko, 1 unit mobil pick up L 300 dan 4 unit sepeda motor juga ikut hangus.

Selain itu, pemilik rumah yang bernama Salemi (51) diketahui meninggal dunia karena terjebak api saat kebakaran tersebut. Dia menderita luka bakar parah.

Dari informasi yang berhasil dirangkum klikpositif.com menyebutkan, api pertama kali terlihat di bagian atap rumah pedagang beras tersebut. Tak lama berselang, api dengan cepat menyebar pada seluruh bagian rumah milik Salemi. Berniat menyelamatkan harta bendanya, ibu 4 anak ini nekat menerobos api.

"Namun mujur tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Api menyambar pakaian yang melekat di tubuhnya. Dia kemudian langsung menyelamatkan diri dengan terjun ke kolam yang berada di dekat rumahnya," jelas tetangga korban, Febranel (51).

Mengetahui hal tersebut, warga berusaha menyelamatkan korban yang sudah pingsan di dalam kolam. Namun, nyawanya tak tertolong karena luka bakar yang sangat parah di sekujur tubuh dan kehabisan cairan.

Mobil unit pemadam kebakaran yang berasal dari Kota dan Kabupaten Solok yang datang beberapa saat kemudian tak bisa berbuat banyak dan lebih memprioritaskan agar api tak menyebar ke bangunan lainnya. "Api baru bisa dipadamkan sekitar 1 jam kemudian," kata Febranel.

Jajaran Polsek Talang hingga saat ini masih melakukan penyidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Akibat kebakaran tersebut, kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

"Kita masih lakukan penyidikan penyebab pasti kebakaran ini," kata Kapolres Solok AKBP Reh Ngenana melalui Kapolsek Talang AKP Alexi.

[Afri]