3.516 Hektare Kebun Kelapa Sawit di Pasbar Akan Diremajakan

"Kegiatan peremajaan ini dinilai sudah sangat mendesak"
Ilustrasi (Net)

PASAMAN BARAT, KLIKPOSITIF -- Dinas Perkebunan Kabupaten Pasaman Barat-Sumbar mencatat, sekitar 3.516 hektare kebun kelapa sawit rakyat di daerah itu harus dilakukan peremajaan pada Tahun 2019 ini karena dinilai telah berusia tua.

"Kita telah menyampaikan usulan itu ke Pemerintahan Pusat, yang program itu nantinya dikelola oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS)," kata Kepala Dinas Perkebunan Pasaman Barat, Edrizal, Kamis 14 Februari 2019.

Menurut Edrizal, ini harus segera dilakukan. Jika ini ditunda-tunda, dikhawatirkan produktivitas kelapa sawit akan menurun. Sebab, kelapa sawit yang sudah berumur 15 tahun ke atas, diperkirakan produksi sudah di bawah 10 ton per hektare setiap tahunnya. 

"Kegiatan peremajaan ini sudah sangat mendesak. Maka kita tidak mau menunggu, dan usulan pun sudah disampaikan. Bantuan yang diusulkan pun dalam bentuk kelompok atau lembaga yang telah resmi terdaftar," ujarnya.

Edrizal menjelaskan, maksimal lahan untuk peremajaan per orangnya seluas empat haktare dan satu kelompok minimal 50 hektare. Berdasarkan program anggaran yang akan dibantu Rp25 juta per hektare untuk menebang, membersihkan, dan menanam ulang kelapa sawit.

Dia mengaku, pihaknya belum memastikan berapa jumlah pastinya yang disetujui untuk peremajaan. "Namun yang pastinya kita sudah mengusulkan sekitar 3. 516 hektare dari luas perkebunan kelapa sawit Pasaman Barat yang mencapai 163.000 hektare dan 107.000 hektare diantaranya merupakan kebun rakyat.

Lebih lanjut dijelaskan, nantinya perkebunan rakyat yang diremajakan akan dilakukan tahapan proses verifikasi terhadap perkebunan yang diremajaan terlebih dahulu, mulai verifikasi tingkat kabupaten, provinsi dan dari BPDPKS. "Bagi yang lolos verifikasi akan mendapatkan bantuan peremajaan dan tidak tertutup kemungkinan akan dibantu bibit kelapa sawit," jelas dia. 

[Irfan Pasaribu]