Eksploitasi Binatang, Walhi Sumbar Minta Pemko Batalkan Sirkus Lumba-Lumba di Padang

"Pihak penyedia bahkan tidak begitu memperhatikan kelangsungan hidup Lumba-Lumba"
Ilustrasi sirkus Lumba-Lumba (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Sirkus yang akan digelar di kawasan GOR H. Agus Salim Padang mendapat perhatian dari pegiat lingkungan. Pasalnya, dalam rangkaian acara hiburan tersebut ada atraksi Lumba-Lumba.

Perhatian khususnya disampaikan oleh Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatera Barat. Bagi lembaga itu, sirkus Lumba-Lumba merupakan salah satu bentuk eksploitasi terhadap binatang.

Manager Advokasi dan Kampanye Walhi Sumbar, Yoni Chandra mengatakan, lewat iven itu Lumba-Lumba dijadikan sebagai kepentingan ekonomi yang biasanya jarang mempertimbangkan keadilan dan kesejahteraan hewan mamalia air itu.

Ia menilai, upaya eksploitasi bahkan sudah dimulai sejak awal Lumba-Lumba untuk sirkus itu diangkut ke Kota Padang.

"Proses pengangkutannya tidak layak dan sangat sempit, dan saat pengangkutan lumba-lumba hanya diberikan spon/handuk basah," katanya, Sabtu, 16 Februari 2019.

Dalam penyelenggaraannya, sebut dia pihak penyedia bahkan tidak begitu memperhatikan kelangsungan hidup Lumba-Lumba. Binatang itu dipaksa tampil di hadapan masyarakat dari satu kota ke kota lainnya.

"Dipertontonkan ke publik semata-mata untuk kepentingan ekonomi manusia, serta lumba-lumba dipaksa beratraksi beberapa kali sehari. Bahkan mereka diberikan air yang bukan dari habitat aslinya yang tentu dapat merusak kesehatan lumba-lumba, pada kolam yang permanen saja sulit bagi lumba untuk merasakan rasa nyaman apalagi dipindah-pindahkan yang bukan habitatnya," jelas Yoni.

Dengan pola aktifitas hidup yang demikian, Yoni menjelaskan bahwa hal tersebut bisa memperpendek umur Lumba-Lumba itu sendiri.

"Jika hidup yang bukan pada habitatnya usianya jauh lebih pendek dari pada dihabitatnya, kalau di habitatnya usia lumba-lumba mencapai 35-40 tahun kalau dikolam 3-5 tahun," papar dia.

Di sisi lain, Direktur Eksekutif Walhi Sumatera Barat, Uslaini menyebutkan pihaknya meminta ... Baca halaman selanjutnya