DPD Projo Sumbar: Debat Kedua Prabowo Kalah Telak dari Jokowi

"Siapa yang menonton debat tadi malam pasti bisa menilai bagaimana penampilan kedua calon. Prabowo kadang tidak nyambung dan bahkan tidak tahu apa yang dipertanyakan Jokowi"
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Projo Sumatera Barat, Mhd Husni Nahar (KLIKPOSITIF/ Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Debat kedua tadi malam membawa aura positif bagi projo Sumatera Barat (Sumbar) untuk meyakinkan masyarakat Sumbar untuk memilih Jokowi. Terutama masyarakat yang belum menentukan pilihan (swing voter).

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Projo Sumatera Barat, Mhd Husni Nahar mengatakan, dalam debat kedua tadi malam Prabowo kalah telat dari Jokowi. Menurutnya Jokowi lebih baik dalam memberikan paparan serta jawaban, hal itu karena Jokowi telah berbuat sementara Prabowo akan ke akan saja.

Dilanjutkan, kemenangan Jokowi dalam debat akan menjadi penyemangat bagi Projo Sumbar untuk lebih gentol menyuarakan masyarakat Sumbar untuk memilih Jokowi. Serta mematahkan persepsi yang selama ini beranggapan bahwa Jokowi tidak memiliki kemampuan debat.

"Siapa yang menonton debat tadi malam pasti bisa menilai bagaimana penampilan kedua calon. Prabowo kadang tidak nyambung dan bahkan tidak tahu apa yang dipertanyakan Jokowi," ujarnya saat dihubungi KLIKPOSITIF, Senin, 18 Februari 2019.

Disampaikannya, pertanyaan Prabowo dijawab Jokowi dengan lugas dan tegas. Itu karena selama ini Petahana telah berbuat untuk rakyat sementara Prabowo baru sekedar janji - janji.

"Kerja Petahana sudah jelas membangun infrastruktur dari berbagai sektor. Sebut saja di Sumbar ada jalan Mandeh, Jam Gadang Bukittinggi, Seribu Rumah Gadang. Berbeda dengan Prabowo yang belum melakukan apa-apa," ujarnya.

Husni menilai, kemenangan Jokowi dalam debat akan dicari-carikan kesalahan yang berbau hoaks. Namun Projo tidak akan tinggal diam dan memberikan data kepada masyarakat tentang kinerja Jokowi.

Dibeberkannya, tadi malam Projo di beberapa daerah di Sumbar melakukan nonton bareng (Nobar) untuk menyaksikan penampilan Jokowi. Seperti di Solok, Kabupaten Solok, Payakumbuh, Bukittinggi, Lubuk Basung dan beberapa daerah lainnya.

"Kami akan terus bergerak untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak termakan ... Baca halaman selanjutnya