Resmi Dibuka, Pemkab Pesisir Selatan Belum Pastikan Jumlah Kebutuhan P3K

"Kendati begitu, saat ini pihaknya sudah mengantongi data Honorer Eks Kategori II yang terdata"
Ilustrasi (Net)

PESISIR SELATAN, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan belum memastikan jumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang dibutuhkan dalam penerimaan tahun 2019 ini.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pesisir Selatan, Ahda Yanuar mengatakan kendati begitu, saat ini pihaknya sudah mengantongi data Honorer Eks Kategori II yang terdata pada BKN tercatat sebanyak 539 orang.

"Jadi yang menetapkan formasi kewenangan penuh Menpan. Dan itu nanti akan dilihat dari peserta yang memenuhi persyaratan untuk ikut seleksi," katanya.

Ahda Yanuar menyebutkan, pemerintah daerah masih melakukan pengkajian, karena Pesisir Selatan masih mempersiapkan diri untuk P3K sesuai dengan kondisi kedaerahan.

"Karena untuk penggajian P3K sepenuhnya dibebankan kepada APBD. Dan sekarang kita masih mengkajinya, dan skedulnya masih bersifat tentatif sesuai kondisi masing-masing daerah," sebutnya.

Pengkajian ini sebut dia, dilakukan guna menyesuaikan penerimaan PPPK ini dengan kondisi keuangan daerah. Pasalnya, untuk gaji PPPK ini dibebankan ke APBD.

"Tentang penggajian disampaikan Menpan pada Rakor dengan sejumlah kepala daerah sebelumnya, dan sesuai dalam PP nomor 49 tahun 2019 tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian (P3K) yang sudah ditetapkan," terangnya.

Ia melanjutkan, sesuai dengan databes BKN RI, jumlah kuota penerimaan P3K di daerah ini tercatat sebanyak 549 orang, dan masing-masing P3K yang akan diterima ditentukan sesuai formasi, yakni tenaga guru, kesehatan dan juga penyuluh.

"Jadi kita data dulu, sesuai dengan databes dari BKN. Terus kita koordinasikan dengan dinas DPKD (Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah)," pungkasnya.

Diketahui, untuk informasi pendaftaran PPPK, Ahda mengatakan bahwa masyarakat bisa mengunjungi laman resmi BKPSDM Pesisir Selatan.

[Kiki Julnasri ... Baca halaman selanjutnya