Sekdaprov Sumbar : Masih Ada Pegawai Pemprov Cuma Ambil Absen Saja

Honorer K2 beberapa waktu lalu melakukan aksi unjuk rasa. Waktu itu mereka menuntut CPNS 2018 dibatalkan
Honorer K2 beberapa waktu lalu melakukan aksi unjuk rasa. Waktu itu mereka menuntut CPNS 2018 dibatalkan (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar) Alwis menyebutkan, masih ada pegawai di lingkungan Pemprov Sumbar bermalas-malasan padahal sudah berstatus PNS (Pegawai Negeri Sipil).

"Ya begitulah, tidak bisa kita pungkiri masih ada yang tidak produktif," ujarnya kepada KLIKPOSITIF, Minggu, 24 Februari 2019.

Padahal disisi lainnya, Alwis melihat antusias pegawai kontrak (K2) sangat giat dalam bekerja dan memiliki keinginan yang tinggi untuk jadi PNS walaupun usia telah lanjut.

Baca Juga

"Bertahun-tahun penantian mereka, bertahun-tahun pula mengabdi, jadi wajar hari ini pemerintah memberikan peluang kepada mereka melalui Pengadaan Pegawai dengan Perjanjian Kerja (P3K)," ucapnya.

Dilanjutkannya, saat melihat antusias para peserta ujian Computer Assisted Test (CAT) yang penuh berharap ingin menjadi pegawai PPPK kemarin, seharusnya teman-teman pegawai Sumbar yang telah berstatus PNS dapat melihatkan kesungguhan dalam bekerja. Sehingga produktifitas pelayanan ASN Sumbar dapat meningkat lebih baik lagi dari waktu ke waktu.

"Tidak saatnya lagi ASN Pemprov bermalas-malasan dalam bekerja. Pelajari aturan dan ketentuan dalam bekerja sesuai tupoksi, kreatif dan berinovasilah untuk memberikan pelayanan dan kinerja pemerintahan yang lebih baik kepada masyarakat," tegas Alwis.

Kedepan ia berharap tidak ada lagi PNS yang hanya ambil absen lalu berkeliaran di warung-warung dekat kantor mereka berdinas. Atau, berkelakar di warung-warung menghabiskan waktu saat jam dinas kemudian ambil absen pulang.

"Malu kita sama pegawai K2 itu, yang guru mengabdi puluhan tahun tidak pernah lelah, kita yang sudah PNS malah malas-malasan," sebutnya.

"Kita berharap semua peserta yang ikut dalam pelaksanaan ujian hari ini akan lulus semuanya. Karena mereka rata-rata telah lama mengabdi bekerja malahan ada yang sudah berumur 56 tahun," tukas Alwis kemudian.

Untuk diketahui, Sebanyak 249 orang peserta Pengadaan Pegawai dengan Perjanjian Kerja (P3K) mengikuti ujian berbasis komputer dengan Computer Assisted Test (CAT) di dua tempat (SMK 2 dan SMK 6 Padang) kemarin. Dari 249 orang peserta tersebut 211 orang untuk tenaga guru, 9 orang tenaga kesehatan, dan 29 orang penyuluh pertanian.

[Joni Abdul Kasir]

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Iwan R