Komplotan Pencuri Emas di Solok Selatan Dibekuk Polisi

Kapolres Solok Selatan Imam Yulisdianto,didampingi Waka polres Kompol Edi Warman, Kasat Reskrim AKP. M.Rosidi memperlihatkan lempengan Emas dari perhiasan yang telah dilebur tersangka pencurian, Padang Aro, Sabtu 23 Februari 2019.
Kapolres Solok Selatan Imam Yulisdianto,didampingi Waka polres Kompol Edi Warman, Kasat Reskrim AKP. M.Rosidi memperlihatkan lempengan Emas dari perhiasan yang telah dilebur tersangka pencurian, Padang Aro, Sabtu 23 Februari 2019. (Kaka)

SOLSEL , KLIKPOSITIF -- Kepolisian Resor (Polres) Solok Selatan , menangkap enam orang Komplotan pencuri 74 Emas perhiasan seharga Rp111 juta milik Nurdaini (55) warga Jorong Tanjung Harapan Nagari Lubuk Gadang Timur Kecamatan Sangir Solok Selatan -Sumbar.

Keenam tersangka yang dibekuk itu memiliki peran yang berbeda dan ditangkap di lokasi yang berbeda juga.

baca juga: KPK Limpahkan Berkas Perkara Muzni Zakaria ke PN Tipikor, Penahanan Dititipkan di Sel Tahanan Polda Sumbar

Kapolres Solok Selatan AKBP Imam Yulisdianto didampingi Kasat Reskrim AKP Mochammad Rosidi pada Sabtu 23 Februari 2019 kemarin mengatakan, peristiwa pencurian itu terjadi pada 5 Februari 2019 yang lalu dan pada Rabu 20 Februari 2019 para tersangka berhasil dibekuk.

Ia menjelaskan, kejadian bermula saat tersangka berinisial YR (19) mendapatkan informasi korban memiliki sebuah tempat penyimpanan emas rahasia di dalam salah satu ruangan tempat tidurnya. Setelah itu YR menghubungi SM (23) dan terjadilah mufakat jahat keduanya untuk melakukan pencurian terhadap korban.

baca juga: ini Syarat Salat Idul Fitri Berjamaah di Solsel

Pada Senin 4 Februari 2019 sore, YR menyusun rencana pencurian bersama SM. Pada Selasa 5 Februari 2019 subuh mereka menuju rumah korban dan selanjutnya tersangka YR memanjat rumah korban lewat belakang, sedangkan SM berjaga di sekitar lokasi sambil menunggu rekannya.

Kemudian pelaku YR bersembunyi di atas loteng sembari menunggu korban pergi dari rumah.

baca juga: Kepergok Mencuri Uang, Penjual Kasur Diamankan Warga di Pariaman

Selanjutnya sekitar pukul 09.00 WIB korban keluar rumah sehingga saat itu rumah dalam keadaan kosong dan tersangka YR turun dari atas loteng untuk melanjutkan aksinya.

Sampai di kamar korban YR langsung memeriksa ke bawah tempat tidur dan di dapati satu ubin lantai yang agak berongga, dan setelah di buka, ternyata memang ada emas di dalamnya. YR langsung mengambilnya dan melarikan diri bersama SM yang sudah menunggu di sekitar lokasi.

baca juga: Polda Sumbar Tangkap 3 Penambang Emas Ilegal di Solsel, Kabid Humas: Pelaku Utama DPO

Perhiasan emas yang dicuri oleh pelaku itu adalah satu gelang, satu kalung dan liontin beserta tiga cincin sebanyak 74 emas.

Setelah berhasil mengambilnya kemudian barang tersebut dibawa ke Abai Sangir Batanghari dan kemudian perhiasan tersebut dilebur pelaku sehingga berbentuk lempengan emas.

Selanjutnya, mereka menghubungi tersangka lainnya yaitu LA (22), AS (23), dan HM (32) untuk membantu mencarikan pembeli.

"Para pelaku kemudian menjual emas tersebut kepada AR (23) sebagai penampung," kata Kapolres Imam Yulisdianto.

Kapolres melanjutkan, setelah melakukan penelusuran selama tiga pekan, polisi berhasil menangkap ke enam Pelaku di empat tempat berbeda.

"Secara berurutan YR (19) dan SM (23) diamankan di Kota Padang pada Rabu 20 Februari 2019 dan dari informasi kedua pelaku ini  rekannya LA (22), AS (23) Dan AR (23) berhasil diamankan di Sangir Jujuan dan Sangir Batanghari pada Kamis 21 Februari 2019," katanya.

Kemudian pada Jumat 22 Februari 2019 pihaknya mengamankan HM (32) di Kabupaten Dharmasraya.

Bersama para pelaku turut diamankan barang bukti berupa dua sepeda motor Yamaha RX king yang digunakan sebagai alat dalam melancarkan aksinya.

Selain itu juga diamankan tiga unit telepon seluler satu merek Oppo dan dua unit Samsung, serta empat lempeng emas seberat 170.8 gram dan satu buah cincin.

"Atas perbuatannya para tersangka disangkakan melanggar Pasal 363 Jo Pasal 480 dengan ancaman pidana Paling lama 7 Tahun Penjara," Pungkas Kapolres.

[Kaka]

Penulis: Iwan R