Plt Ketum PSSI Jadi Tersangka, DPR RI: Hormati Proses Hukum

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia meminta agar semua pihak menghormati proses hukum Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono yang jadi tersangka penghilangan barang bukti milik Satgas Anti Mafia Bola.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra. Menurutnya, langkah yang ditempuh kepolisian adalah untuk membuat sepakbola Indonesia jadi lebih bersih dari praktek culas.

"Intinya, kalau semangat untuk membuat sepak bola menjadi bersih, lebih baik, kita di DPR sangat menghargai dengan semua upaya itu, termasuk inisiatif dari Kepolisian," katanya dalam sebuah pernyataan resmi.

Baca Juga

Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut yakin, Kepolisian akan profesional menangani masalah ini, termasuk penangkapan Plt. Ketua Umum PSSI Joko Driyono dan beberapa pengurus lainnya. Ia kembali mengajak seluruh pihak harus menghormati mengikuti proses hukum yang berlaku.

Diketahui, Plt. Ketua Umum PSSI Joko Driyono ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian. Ia dijerat tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan/atau memasuki dengan cara membongkar, merusak atau menghancurkan barang bukti yang telah terpasang garis polisi oleh penguasa umum, sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP dan/atau pasal 265 KUHP dan/atau pasal 233 KUHP.

Tindakan itu terjadi pada Jumat, 1 Januari 2019 lalu, di Kantor Komisi Disiplin PSSI di Jalan Taman Rasuna Timur Menteng Atas, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, Satgas Anti Mafia Bola juga menangkap sejumlah tersangka yang diduga terlibat pengaturan skor sepak bola ini. Satgas Antimafia Bola merupakan bentukan Kepolisian Republik Indonesia yang bekerja sama dengan Polda Metro Jaya.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa | Editor: -