115 CPNS Kota Payakumbuh Terima SK Pengangkatan

"Sebanyak 115 SK CPNS yang dibagikan tersebut berasal dari tiga formasi, yaitu 45 orang di bidang pendidikan, 54 di tenaga kesehatan, dan 15 orang di bidang teknis."
CPNS Pemko Payakumbuh pada saat menerima SK dari Walikota Payakumbuh, Riza Falepi (KLIKPOSITIF/ Taufik Hidayat Kampai)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Sebanyak 115 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh secara resmi menerima penyerahan Surat Keputasan (SK) pengangkatannya sebagai Aparat Sipil Negara (ASN) dari Walikota Payakumbuh, Riza Falepi di Aula Lantai III Balaikota Payakumbuh, Selasa 26 Februari 2019.

Sebanyak 115 SK CPNS yang dibagikan tersebut berasal dari tiga formasi, yaitu 45 orang di bidang pendidikan, 54 di tenaga kesehatan, dan 15 orang di bidang teknis.

Pada kesempatan itu, Riza Falepi mengingatkan CPNS tersebut agar bisa menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Saya harap momen ini tidak hanya disyukuri dengan mengucapkan Alhamdulillah tapi yang lebih penting, saudara sebagai ASN harus mampu menjalankan tanggung jawab secara professional, baik dalam mengabdikan diri kepada pemerintah maupun dalam melayani masyarakat,” kata Riza Falepi.

Menurut Riza, untuk bisa maksimal dalam menjalankan fungsinya masing-masing, CPNS ini harus mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja mereka nantinya.

“Segera lakukan penyesuaian diri terhadap aturan-aturan kepegawaian yang saat ini telah mengikat suadara. Karena sebagai ASN kita wajib menaati aturan yang berlaku,” terangnya.

Mengingat kondisi saat ini adalah masa-masa kampanye jelang dilaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak pada 17 April nanti, Riza mengingatkan CPNS yang baru menerima SK tersebut ataupun ASN yang sebelumnya sudah terlebih dahulu bertugas di lingkungan Pemko Payakumbuh untuk benar-benar menjaga netralitas.

“Sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomo 50 tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil, saya berharap tidak satupun nantinya PNS Kota Payakumbuh yang terlibat pelanggaran hukum disiplin yang berkaitan dengan Pemilu tersebut,” terangnya.

Meski wajib menjaga netralitas jelang pesta demokrasi nanti, Riza tetap menghimbau terhadap ... Baca halaman selanjutnya