Dengan Biaya APBN, 5.500 RLTH akan Dibedah di Sumbar

"Diperkirakan ada ribuan RTLH lagi yang membutuhkan bantuan ini."
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/ Eko Fajri)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Sebanyak 5500 unit Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) di Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) akan dibedah melalui dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Masing-masing rumah mendapatkan Rp15 juta dengan sistem satuan kerja (satker) bekerja sama dengan pihak toko sebagai pihak pengadaan bahan bangunan.

"Jika dihitung setiap kabupaten dan kota akan dapat jatah 200-300 unit rumah yang akan dibedah, karena keterbatasan anggaran dibagi rata masing-masing daerah," ujar Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Provinsi Sumbar Chandra Mustika, Kamis (28/2).

Disebutkannya, RTLH yang akan dibedah tersebut telah dilakukan pendataan dan pengecekan oleh tim. Sebab, untuk mendapatkan bantuan ini benar-benar mereka yang membutuhkan.

"Tidak asal saja diberikan, kita cek rumah yang bersangkutan emang sesuai dengan syarat untuk dibantu dalam program bedah rumah ini, jadi memang rumah masyarakat itu 100 persen masuk katrgori RTLH seperti dinding dan lantai benar-benar rusak," katanya.

Menurutnya, masih banyak daerah yang tidak layak untuk dibedah, namun karena keterbatasan anggaran dan kuota ditentukan pusat, tahun ini baru diangka ribuan yang baru bisa dibedah.

"Masih banyak yang harus dibedah kita usulkan tahun berikutnya dan tahun ini kemungkinan ada penambahan," terangnya.

Dilanjutkan Chandra, pihaknya masih menunggu surat keputusan dari pusat untuk proses pengerjaan ini. Karena, SK satuan kerja belum ada. Karena berdasarkan informasi baru minggu depan mulai proses SK-nya.

"Untuk itu, kita harap SK itu segera keluar. Dan, tengah tahun sudah dapat dimulai program ini," ulasnya.

Sambungnya, saat ini jumlah RTLH di provinsi ini masih banyak. Diperkirakan ada ribuan RTLH lagi yang membutuhkan bantuan ini.

"Maka untuk itu kita akan selalu melakukan survei setiap RTLH di Sumbar agar mendapatkan bantuan ini. Serta, menghimbau masyarakat agar mengusulkan ... Baca halaman selanjutnya