Bawaslu Sumbar Tangani 31 Kasus Pelanggaran Pemilu, 2 Sudah Sidang

"Dua perkara yang sedang disidangkan itu di Kabupaten Solok dan di Kota Bukittinggi"
Ilustrasi (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Badan Pengawasan Pemilu Sumatera Barat tercatat telah menangani sebanyak 31 kasus pelanggaran pemilihan umum dalam kurun waktu 2 bulan.

"Hingga saat ini perkara pelanggaran Pemilu se-Sunatera Barat sebanyak 31 perkara dan dua perkara lainnya sudah disidangkan," kata Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sumbar, Ellianti, Kamis 28 Februari 2019.

Menurutnya, dua perkara yang telah ditanganinya itu merupakan dua pelanggaran yang berbeda dan berada di dua lokasi yang berbeda.

"Dua perkara yang sedang disidangkan itu di Kabupaten Solok dan di Kota Bukittinggi," lanjutnya.

Ia mengatakan, untuk perkara yang di Bukittinggi merupakan kasus caci maki antar Caleg, sementara kasus yang di daerah Kabupaten Solok merupakan pelanggaran pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK).

"Kalau kasus yang di Kabupaten Solok itu pelanggarannya pemasangan APK di tempat terlarang seperti Gedung Pemerintah," lanjutnya.

Ia menambahkan, untuk 31 pelanggaran yang sedang ditangani tersebut akan diselesaikan nanti sebelum Pemilu dilaksanakan.

[Halbert Chaniago]