Proses Penyortiran Surat Suara di KPU Payakumbuh Mulai Dilakukan

"Dalam prosesnya, petugas yang melakukan pensortiran itu diawasi oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Payakumbuh dan pihak kepolisian yang menjaga di depan pintu."
Proses pensortiran surat suara Pemilu di Lantai II KPU Kota Payakumbuh. (KLIKPOSITIF/Taudik Hidayat Kampai)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh mulai melakukan penyortiran surat suara untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mulai Rabu (27/2) sampai dengan Rabu (6/3) nanti.

Ketua KPU Kota Payakumbuh, Haidi Mursal menyebut, proses pensortiran surat suara tersebut dilakukan oleh petugas internal KPU Payakumbuh di lantai II kantor KPU Kota Payakumbuh, Kubu Gadang, Kecamatan Payakumbuh Utara.

Pantauan KLIKPOSITIF, Kamis (28/2) siang, sekitar 15 orang melakukan pensortiran. Dalam prosesnya, petugas yang melakukan pensortiran itu diawasi oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Payakumbuh dan pihak kepolisian yang menjaga di depan pintu.

"Untuk kegiatan sortir ini sudah kami laksanakan dari kemarin (Rabu, 27/2). Berdasarkan perencanaan kami, prosesnya tuntas sampai Rabu (6/3) pekan depan," katanya, Kamis 28 Februari 2019.

Diterangkan Haidi Mursal, dalam proses pensortiran ini, surat suara yang jadi perhatian pegutugas adalah surat suara robek, warna kurang jelas, warna foto salah satu calon terlalu cerah, ataupun tidak ada tulisan nama calon.

"Untuk agenda sortir sendiri, hari pertama itu untuk Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden, selanjutnya untuk DPD RI, DPRD RI, DPRD Provinsi, dan hari terakhi untuk DPRD Kota Payakumbuh," katanya.

Setelah nanti proses sortir surat suara selesai, KPU Kota Payakumbuh akan melaporkan kepada KPU Pusat untuk meminta penggantian.

"Nantinya akan dilaporkan, untuk surat suara Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden berapa yang rusak, selanjutnya hal yang sama juga dilakukan terhadap surat suara DPD RI, DPRD RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kota Payakumbuh," pungkasnya.

Untuk jumlah lengkap surat suara yang rusak tersebut, Haidi Mursal mengaku akan menyampaikan jumlah riilnya sudah akan disampaikan ke awak media, Kamis (7/3).

[Taufik Hidayat Kampai]