Dalami Kasus Kecelakaan Beruntun di Solok, Polisi Periksa Sopir Truk Tangki

"Untuk sementara, truk tangki yang mengalami rem blong diduga kuat sebagai penyebab terjadinya kecelakaan beruntun yang melibatkan 6 mobil lainnya dan 2 sepeda motor."
Mobil Mazda terlihat rusak parah usai dihantam truk tangki dalam kecelakaan beruntun di Kajai, Nagari Kotobaru, Kabupaten Solok. (Syafriadi/KLIKPOSITIF)

SOLOK, KLIKPOSITIF -- Polres Solok Arosuka masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan beruntun yang merenggut tiga nyawa dan 6 korban luka-luka di Jorong Kajai, Nagari Kotobaru, Kabupaten Solok pada Rabu 27 februari 2019

Untuk sementara, truk tangki yang mengalami rem blong diduga kuat sebagai penyebab terjadinya kecelakaan beruntun yang melibatkan 6 mobil lainnya dan 2 sepeda motor.

Untuk mengusut peristiwa itu, menurut Kasatlantas Polres Arosuka, Iptu Bayful Yendri, pihaknya saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap Y. Dt. Mangkuto, sopir truk tangki BM 8871 NU yang diduga mengalami rem blong. Dalam peristiwa itu, sopir tangki naas tersebut hanya mengalami luka ringan.

Faktor kelalaian pengemudi masih menjadi sorotan petugas lantaran pengemudi truk tangki mengaku memang mengalami masalah di bagian pengereman.

"Untuk memastikan dugaan putus rem yang dialami truk tangki tersebut, kita akan memeriksa terlebih dahulu kendaraan yang malam ini masih dalam proses evakuasi," sebut Iptu Bayful.

Pihaknya mengaku belum menetapkan status hukum sopir truk, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau tidak. "Masih kita dalami melalui serangkaian pemeriksaan," terang Bayful.

Merujuk pada UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pengendara yang lalai dalam mengemudi hingga menyebabkan kecelakaan terancam hukuman penjara, apalagi menyebabkan korban jiwa.

"Makanya kita melakukan pemeriksaan secara detail dan hati-hati, sehingga tercipta rasa keadilan dalam perkara kecelakaan ini," tutup Bayful.

(Syafriadi Puma)