Sandiaga Uno : Kurang Lengkap ke Bukittinggi Kalau Tak Bawa Oleh-oleh

"Dalam dialog itu Sandiaga Uno menekankan, Kota Pariwisata harus digagas dalam sebuah ekosistem"
Sandiaga Uno saat tiba di tempat wisata Rumah Pohon Inyiak kawasan Ngarai Sianok Bukittinggi, Rabu (06/03/2019) (KLIKPOSITIF/Haswandi)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -- Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno berkesempatan untuk berdialog dengan para pelaku wisata serta pengrajin UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) wilayah Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam di tempat wisata Rumah Pohon Inyiak kawasan Ngarai Sianok Bukittinggi-Sumbar, Rabu 6 Maret 2019.

Dalam dialog itu Sandiaga Uno menekankan, Kota Pariwisata harus digagas dalam sebuah ekosistem. Ia menilai, Kota Bukittinggi memiliki destinasi-destinasi yang bagus, dan yang yang perlu dibangun adalah sumber daya alam dan sumber daya manusia-nya.

"SMK-SMK kita harus bisa bekerjasama dengan himpunan-himpunan dalam sebuah konsep yang holistik secara keseluruhan. Kalau ada bolong-bolongya, travel asing akan masuk. Kalau travel asing masuk, mereka akan menggunakan kekuatan modal mereka,sehingga akhirnya banyak sekali nilai ekonomi pariwisata tersedot. Kita lihat seperti beberapa tempat di Indonesia yang banyak travel-travel asing itu masuk dan menjadi pemain yang mendominasi," ujar Sandiaga Uno.

Terkait kebijakan maskapai penerbangan yang memberlakukan bagasi berbayar, menurutnya harus menjadi perhatian serius oleh pihak terkait.

"Banyak yang protes , karena kalau datang ke Bukittinggi itu kalau tak bawa oleh-oleh kurang lengkap. Selain selfie, juga mau bawa barang-barang juga. Kami minta masyarakat beri masukan kepada pemerintah, bagaimana UKM-UKM bisa menggeliat," jelasnya. (*)