Caleg PKS Sumbar Bantah Langgar Aturan Kampanye

"Nevi yang merupakan istri dari Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno itu mengaku memenuhi undangan"
Nevi Zuairina, caleg PKS Sumbar (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Salah satu calon anggota legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Barat, Nevi Zuairina, dari Dapil II Sumatera Barat membantah dirinya melanggar aturan kampanye seperti yang disangkakan Bawaslu Limapuluh Kota.

Bawaslu Limapuluh Kota menyangkakan praktek pelanggaran kampanye Pemilu pada dirinya itu pada saat ia sedang berkunjung ke SMK 2 Guguk. Disana, Nevi disebut kampanye di tempat pendidikan.

Nevi yang merupakan istri dari Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno itu mengaku memenuhi undangan itu karena topik bahasan disana sesuai dengan ilmu yang ia kuasai.

"Undangan itu saya terima karena materinya sesuai kepakaran saya, yakni tentang sekolah ramah anak. Datanglah saya kesana, ternyata acara yang hadir guru-guru. Saya beri materi, lalu pulang. Udah begitu," katanya.

Dengan penyangkaan tersebut, Nevi pun sudah memenuhi panggilan dari Bawaslu Limapuluh Kota untuk mengklarifikasi dugaan pelanggaran kampanye tersebut.

Selama disana, Nevi menyebut dirinya diperiksa selama 4 jam dan dimintai penjelasan terkait dua foto yang menguatkan sangkaan dirinya telah melakukan pelanggaraan kampanye.

"Foto itu di tempat dan waktu yang berbeda. Tapi diasumsikan di acara SMK 2 Guguk, karena pakaian yang dipakai sama. Padahal foto yang menyerahkan kartu nama itu bukan di acara seminar. Jadi seolah-olah saya kampanye di sekolah," beber dia.

Dari pengakuannya itu, Nevi menyebut bahwa Bawaslu telah memutuskan bahwa dirinya tidak melanggar aturan kampanye karena tidak ada bukti-bukti yang menguatkan.

"Mereka (Bawaslu) informasikan tidak ada bukti pelanggaran. Informasi lisan dari perantara. Tinggal nunggu suratnya keluar minggu depan. Tunggu proses," pungkasnya kemudian.

[Joni Abdul Kasir]