Polres Sijunjung : Kecelakaan Lalu Lintas Didominasi Usia 20 hingga 30 Tahun

"Generasi muda diharapkan tidak lalai dalam berkendara"
Pelepasan Balon Millenial Road Safety Festival Sijunjung (KLIKPOSITIF/Muhammad Haikal)

SIJUNJUNG, KLIKPOSITIF -- Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Sijunjung, Kompol Suyanto mengatakan, kegiatan Millennial Road Safety Festival ditujukan untuk mengkampanyekan kesadaran berlalulintas di kalangan milennial yang berusia 20 hingga 30 tahun.

"Kegiatan diprakarsai setelah melihat statistik kecelakaan lalulintas yang tinggi, kecelakaan tersebut didominasi oleh usia 20 sampai 30 tahun atau lebih dikenal dengan kalangan masyarakat," katanya saat membuka Millenial Road Safety Festival Kabupaten Sijunjung di Simpang Tugu Muaro Sijunjung, Minggu 10 Maret 2019.

Suyanto menambahkan, dengan kegiatan kampanye ini diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.

"Ada empat faktor yang menyebabkan kecelakaan dalam berkendara yakni kendaraan, jalan, cuaca dan manusia," tambahnya.

"Untuk manusia ini yang kita harapkan untuk membuat kampanye seperti ini. Kami mengimbau sebelum berkendara untuk memeriksa kelengkapan administrasi dan kesiapan kendaraan. Dengan begitu semakin berkurang angkanya baik itu luka ringan, luka berat dan meninggal dunia," tuturnya.

Diketahui, selama 2018 lalu, yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas sebanyak 32 orang dari 104 kasus. Hal ini terbilang turun dari tahun 2017, dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 34 orang dari 108 kasus.

Sementara itu, Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin mengatakan, diharapkan generasi muda tidak lalai dalam berkendara.

"Millenial Road Safety Festival Sijunjung diharapkan dapat menimbulkan kesadaran dan kedisiplinan untuk mengikuti peraturan berlalulintas sehingga angka kecelakaan lalulintas di Sijunjung dapat ditekan," ungkap Bupati.

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri ribuan masyarakat Sijunjung yang mengikuti jalan santai dan senam massal.

[Muhammad Haikal]