Ada WNA Sudah Puluhan Tahun Menetap di Pessel, Ini Kata Disdukcapil

"WNA tersebut berkebangsaan Bangladesh, punya dua anak dan sudah memiliki KK"
ilustrasi KTP WNA (net)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pesisir Selatan-Sumatera Barat menemukan data kependudukan warga negara asing (WNA) yang berdomisili di daerah tersebut hingga puluhan tahun.

Sekretaris Disdukcapil Pesisir Selatan, Masril mengakui, satu WNA yang terdata ini berkebangsaan Bangladesh dan belum dijelaskan secara pasti identitasnya. Dia berdomisili di Muara Sakai Inderapura, Kecamatan Pancungsoal.

"Dia sudah sepuluh tahun di Indonesia, tapi KITAP-nya (Kartu Izin Tinggal Tetap)
itu baru lima tahun. Dia tinggal di Muara Sakai Inderapura," sebut Masril saat dihubungi KLIKPOSITIF.

Ia menjelaskan, sebagai warga negara asing, seorang WNA ini sudah memiliki kartu kepala keluarga (KK) sendiri. Namun, statusnya masih warga negara Bangladesh.

"Status KK-nya Blangladesh, ia memiliki tiga anak. Namun, dua anaknya terdaftar sebagai WNI," terangnya.

Menurutnya, menyikapi tentang maraknya isu kepemilikan KTP WNA, pihaknya sudah melakukan pendataan. Namun, sampai saat ini pihaknya belum ada mengeluarkan KTP untuk WNA, baik untuk WNA Bangladesh ini.

"Statusnya masih Bangladesh, tapi masih dalam bentuk KK dan belum rekam KTP," tutupnya.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat terus melakukan pemutakhiran daftar pemilih tetap (DPT) dan diakui hingga saat ini belum ditemukan adanya data WNA yang masuk dalam DPT.

"Sesuai data dari Capil ada empat orang WNA di Pessel, tapi setelah dicek. Tidak ada yang terdaftar dalam DPT," jelasnya.

Lanjutnya, untuk pemutakhiran daftar pemilih tetap (DPT), pihaknya terus melakukan pemutakhiran data, baik untuk pemilih data ganda maupun yang terdata sudah meninggal.

"Jika ada pemilih ganda, meninggal atau TMS (tidak memenuhi syarat), maka akan dilakukan pencoretan terhadap pemilih tersebut," tutupnya.

[Kiki Julnasri Priatama]