700 Hari Teror Novel, Pegawai KPK Gelar 'Aksi Diam'

KPK
KPK (net)

KLIKPOSITIF -- Wadah Pegawai KPK  bersama Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi menggelar 'aksi diam' selama 700 detik atau 11 menit. Aksi tersebut di gelar di depan gedung  KPK  sebagai peringatan 700 hari teror yang menimpa penyidik senior  Novel Baswedan  belum terungkap.

Pantauan suara.com, sekitar puluhan orang pegawai wadah KPK bersama masyarakat koalisi anti korupsi memakai masker penutup mulut dan memegang stick lampu warna - warni.

baca juga: KPK Limpahkan Kasus OTT THR Pejabat Kemendikbud RI ke Polri, Ini Alasannya

Selain itu sebagian masa aksi turut membawa poster bertuliskan Aksi Diam 700 Hari Pasca Penyerangan Novel Baswedan . Lampu penerangan sekitar gedung Merah Putih KPK pun sengaja dipadamkan.

"700 hari penyerangan Novel. Berbagai aksi sudah dilakukan, akhirnya tiba masanya kami mehyarakan suara qolbu kami saat kami diam, diam adalah bahasa tanpa sandiwara, diam adalah bahasa terakhir," kata Ketua Wadah Pegawai KPK , Yudi Purnomo di Lobi Gedung KPK , Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (12/3/2019) melansir suara.com (jaringan KLIKPOSITIF ). 

baca juga: OTT Pejabat UNJ soal Pungli THR, Uang USD 1.200 dan Rp27,5 Juta Disita KPK

"Mari bersama selama 700 detik nelawan dengan bahasa diam," Yudi menambahkan.

Untuk diketahui, kasus teror penyiraman air keras yang menimpa Novel Baswedan hingga kini masih menjadi misteri. Polisi tak juga bisa mengungkap pelaku penyiraman air keras.

baca juga: Kasus Korupsi Masjid dan Jembatan Bupati Solsel Segera Disidangkan

Novel diserang oleh dua orang pengendara motor pada 11 April 2017 seusai salat Subuh di Masjid Al Ihsan, dekat rumahnya di Jalan Deposito Blok T, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Penulis: Rezka Delpiera