Untuk Melipat Surat Suara, KPU Payakumbuh Memperkerjakan 50 Orang

Proses pelipatan surat suara di Lantai II KPU Kota Payakumbuh, Rabu 13 Maret 2019.
Proses pelipatan surat suara di Lantai II KPU Kota Payakumbuh, Rabu 13 Maret 2019. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh memperkerjakan sebanyak 50 orang untuk melakukan pelipatan surat suara yang akan digunakan pada Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019 nanti.

Proses pelipatan suara sendiri dilakukan di Lantai II Kantor KPU Kota Payakumbuh yang terletak di Jalan Rasuna Said, Tiakar, Kelurahan Balai Nan Tuo, Kecamatan Payakumbuh Timur.

baca juga: Penetapan Perolehan Kursi Calon Terpilih DPRD Payakumbuh Ditunda, Ini Alasannya

"Proses pelipatan surat ini sudah mulai kami lakukan Senin (11/3) lalu dan rencananya akan selesai antara satu minggu sampai dengan 10 hari," kata Ketua KPU Kota Payakumbuh Haidi Mursal, Rabu 13 Februari 2019.

Untuk petugas pelipat suara, KPU Kota Payakumbuh mempercayakan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan juga warga sekitar gudang logistik KPU dan kantor KPU.

baca juga: Dugaan Pelanggaraan Kode Etik Diteruskan ke DKPP, Ini Tanggapan KPU Payakumbuh

"Jadi ketentuannya memang yang ditugaskan untuk melipat surat suara adalah orang-orang itu," lanjutnya.

Diterangkannya, setiap petugas pelipat suara diberikan honor sesuai dengan jumlah surat suara yang berhasil mereka lipat.

baca juga: Diduga Langgar Kode Etik, Komisioner KPU Payakumbuh Dilaporkan ke DKPP

"Rata-rata setiap harinya, para pekerja ini menerima upah sekitar Rp100 ribu," jelasnya.

Sementara itu, salah seorang petugas pelipat suara, Melani yang merupakan warga yang ditinggal di sekitar kantor KPU Payakumbuh mengatakan, untuk upah pelipatan surat suara , setiap satu lembarnya dihargai Rp100.

baca juga: Pengamat Politik : Pilpres dan Pileg Serentak Pengalaman Pertama, Tak Harus Terpisah

"Mulai kerja pukul 8.00 WIB sampai pukul 12.00, kemudian istirahat dan kembali masuk pukul 13.30 WIB sampai pukul 16.00 WIB," jelas perempuan berkerudung itu.

Diterangkannya, dalam proses pelipatan surat suara , ia bekerja berkelompok dan masing-masing kelompok diisi oleh 10 pekerja. Perharinya, setiap kelompok bisa melipat sebanyak 20 karto surat suara .

"Satu karton isinya sebanyak 500 surat suara . Jadi satu kelompok bisa melipat sekitar 10.000 atau rata-ratanya 1.000 surat suara perorang," jelasnya.

Seperti diketahui, surat suara untuk KPU Kota Payakumbuh tiba pada 21 Februari 2019 lalu. Jumlahnya adalah sebanyak 453.130 surat suara untuk pemilihan presiden (Pilpres), DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kota Payakumbuh. (*)

Penulis: Taufik Hidayat