Dikunjungi Wali Kota, KPU Payakumbuh Belum Bisa Pastikan Jumlah Surat Suara yang Rusak

"Proses penghitungannya belum final dan masih akan dilaporkan terlebih dahulu ke KPU Sumbar dan KPU RI."
Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi dan Ketua KPU Haidi Mursa menunjukkan salah satu surat suara yang rusak, Rabu (13/3). (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Meski proses sortir surat suara sudah tuntas dilaksanakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh belum bisa mengumumkan jumlah surat suara yang rusak. Hal itu karena proses penghitungannya belum final dan masih akan dilaporkan terlebih dahulu ke KPU Sumbar dan KPU RI.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Kota Payakumbuh saat menerima kunjungan Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi bersama jajaran Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida), seperti Kejari, Dandim 0306/50 Kota, dan Kapolres Payakumbuh di kantor KPU Payakumbuh, Rabu 13 Maret 2019.

"Terhadap yang rusak ini kami akan menginformasikan kepada dua lembaga, yaitu KPU provinsi dan KPU RI melalui Biro Umum Logistik. Besok (Kamis, 14/3) kami akan ke KPU provinsi untuk menginformasikan hal ini. Laporannya juga masih dalam jumlah sementara dan setelahnya baru akan ada rapat koordinasi," katanya.

Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi menyebut, kedatangannya bersama unsur Muspida adalah untuk menunjukkan kepada seluruh masyarakat, bahwa seluruh proses yang dilakukan oleh KPU tetap diawasi jajaran Muspida, yaitu wali kota, Kepolisian, Kejari, dan TNI.

Dalam kunjungannya tersebut, Riza Falepi bersama jajaran Muspida menyaksikan langsung proses pelipatan surat suara yang dilakukan oleh 50 orang di Lantai II Kantor KPU Kota Payakumbuh.

"Kita semua bersama Muspida memang kompak menjaga pemilu ini berjalan dengan baik, lancar, dan sukses. Itu yang paling penting," kata Riza Falepi.

Terkait jumlah surat suara yang rusak atau tidak tersebut, Riza mengakui, KPU masih membutuhkan waktu untuk memastikan jumlah pastianya dan apakah nanti akan dilakukan pengajuan surat suara atau tidak.

"Setelah nanti semua proses selesai tentu akan ketahuan jumlah seluruhnya," jelas Riza. (*)