Pemerataan Pendidikan, UNBK 2019 di Sumbar Meningkat

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Tak lama lagi Ujian Nasional tahun 2019 akan dimulai. Untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA sederajat akan dilaksanakan 710 sekolah dengan peserta 83.547 orang siswa.

"Tahun ini terjadi peningkatan jumlah sekolah yang melaksanakan UNBK di Sumbar dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk SMA diikuti 306 SMA negeri dan swasta. MA dilaksanakan 204 sekolah, sementara untuk SMK dilaksanakan 200 sekolah," sebut Ketua Panitia UN Sumbar, Bustavidia.

Ia merinci, untuk SMA negeri ada 219 sekolah, SMA swasta 87 sekolah. MA negeri 48 sekolah, dan MA swasta 156 sekolah. SMK negeri 107 sekolah dan SMK swasta 93 sekolah.

Baca Juga

"Untuk UNBK SMA total pesertanya 46.550 siswa, MA 10.290 siswa, dan SMK sebanyak 26.707 siswa," jelas Sekretaris Dinas Pendidikan Sumbar tersebut.

Sementara untuk SMP ada 532 sekolah yang akan melaksanakan UNBK dengan peserta 54.060 siswa, MTs 283 sekolah. Paket C akan dilaksanakan UNBK di 132 titik yang tersebar dimasing-masing kabupaten/kota dengan peserta 5.272 orang, sementara Paket B 140 titik dengan peserta 4.305 orang.

Ia mengatakan, meskipun telah banyak sekolah yang menyelenggarakan UNBK, tapi masih ada sekolah yang masih melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). Namun jumlahnya tak sebanyak tahun sebelumnya.

"UNKP SMA dilaksanakan 12 SMA negeri dan swasta, dengan peserta 756 orang. UNKP MA 3 sekolah swasta, pesertanya 61 orang. SMALB 12 sekolah negeri dan swasta, pesertanya 30 orang. SMK 3 sekolah negeri dan pesertanya 110 orang," terangnya.

Ia menjelaskan, tahun ini telah diupayakan dalam meminimalisir sekolah yang melaksanakan UNKP sehingga tak ada lagi di kota besar yang belum melaksanakan UNBK. Hal tersebut sesuai dengan arahan Gubernur Sumbar agar UNBK bisa 100 persen pada 2019. Namun karena berbagai kendala, masih ada beberapa sekolah yang belum bisa melaksanakan UNBK.

“Kita akan melakukan pemantauan ke sekolah yang masih melaksanakan UNKP tersebut, sehingga tahun ini menjadi terakhir pelaksanaan UNKP, seperti di Kepulauan Mentawai, di Tigo Lurah Kabupaten Solok, atau daerah lainnya yang masih terkendala soal sinyal intertet dan jaringan listrik,” ungkapnya.

Menurutnya, pelaksanaan UNBK jauh lebih baik dibandingkan dengan UNKP. Dengan dilaksanakan secara online, tentunya tak perlu banyak petugas ujian yang digunakan selama UN berlangsung. Termasuk juga proses pengantaran soal dari pusat ke provinsi, lalu disebar ke kabupaten/kota.

“UNBK tak terlau ribet. Kami melihat selama ini alasan sekolah yang masih melaksanakan UNKP karena masalah wifi, dan jaringan listrik. Untuk itu kami akan mengundang GM PT Telkom, GM PLN dan shalterholder untuk kepastian jaringan selama UN tahun ini, dan bagaimana ke depannya bisa 100 persen UNBK di Sumbar,” beber PPK UN Sumbar ini.

Terkait naskah soal UNKP 2019, Bustavidia menyebutkan saat ini tengah perjalanan dari Lampung ke Sumbar menggunakan jalan darat setelah selesai dicetak di Semarang. Diperkirakan tanggal 14 Maret ini sampai.

“Untuk pendistribusian akan dilakukan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumbar ke daerah yang masih melakukan UNKP,” jelasnya.

Sehubungan dengan jadwal UN 2019, untuk UN SMK akan dilaksanakan pada 25-28 Maret 2019. UN SMA/MA sederajat dilaksanakan 1,2,4,8 April 2029, UN susulan SMK dan SMA/MA sederajat dilaksaakan 13-14 April 2019.UN Paket C dilaksanakan 12-16 April. Ujian susulan Paket C tanggal 26-30 April 2019.

UN SMP/MTs dilaksanakan 22-25 April 2019, ujian susulannya dilaksanakan 29-20 April. Selanjutnya untuk UN Paket B dilaksanakan 10-13 Mei 2019, UN susulannya dilaksanakan 17-21 Mei 2019. UN untuk perbaikan SMA/MA, SMK, Paket C dilaksanakan 27-30 Juli 2019.

Sementara itu Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, untuk pemerataan pendidikan terus dilakukan berbagai upaya peningkatan sektor pendidikan, salah satunya dengan memperbanyak peserta UNBK.

"Target kami sekolah daerah pelosok juga bisa UNBK, namun tentu secara bertahap," ujarnya.

[Joni Abdul Kasir]

Penulis: Webtorial | Editor: -