Tingkatkan SDM Sejak Dini, Komisi IX DPR RI Ajak Masyarakat Agam Manfaatkan Bonus Demografi

Anggota DPR RI dari Komisi IX Muhammad Iqbal saat Soasialisasi Advokasi dan KIE Program Bersama Mitra Kerja
Anggota DPR RI dari Komisi IX Muhammad Iqbal saat Soasialisasi Advokasi dan KIE Program Bersama Mitra Kerja (Ist)

PASAMAN, KLIKPOSITIF - Anggota Komisi IX DPR RI, Muhammad Iqbal, mengajak masyarakat Agam , Provinsi Sumatera Barat, untuk meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas, supaya bonus demografi yang diperkirakan bakal diraih pada 2025-2030, dapat terwujud.

Hal ini disampaikannya saat Sosialisasi Advokasi dan KIE Program Bersama Mitra Kerja dengan tema 'Raih Bonus Demografi dengan Sumber Daya Manusia yang berkualitas yang digelar BKKBN di Jorong Jalan Batuang, Nagari Bayur, Kecamatan Tanjung Raya, Agam , Minggu, 10 Maret 2019.

baca juga: Heboh Akun Bodong Mar Yanto, Bacabup Agam Joni Hendra Lapor Ke Polisi

Dalam acara yang ditaja BKKBN tersebut, turut hadir sejumlah perwakilan dari SKPD terkait di lingkungan Kabupaten Agam , perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat, dan sejumlah perwakilan Pemerintahan Nagari di lingkungan Kecamatan Tanjung Raya.

Tidak hanya itu. Bahkan dalam kegiatan sosialisasi yang juga dihadiri ratusan warga di Kecamatan Tanjung Raya itu, juga dimeriahkan dengan kegiatan hiburan berupa pertunjukkan orgen tunggal, serta kegiatan bagi-bagi dooprize dengan hadiah utama sepeda. 

baca juga: DPR dan Pemerintah Sepakat Pilkada Serentak Digelar 9 Desember 2020

Menurutnya, jika bonus demografi dapat diraih pada rentang tahun 2025-2030 mendatang, maka Indonesia pada masa itu akan lebih sejahtera, karena jumlah penduduk usia produktif ketika itu akan mencapai 70% dari komposisi penduduk. Sedangkan sisanya, merupakan usia yang tidak produktif (usia 0-14 tahun dan 65 tahun ke atas).

"Jadi masa setelah 2025, merupakan masa emas bagi generasi kita. Namun kalau kita tidak meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas, maka bonus demografi tersebut akan lewat begitu saja. Untuk itu, mari kita bersama-sama membangun dan meningkatkan kualitas sumber daya manuisa kita sejak hari ini juga," katanya.

baca juga: Tanggapi Skema New Normal, Fadli Zon: Rakyat Bukan Kelinci Percobaan

Selain mengajak masyarakat Agam untuk meningkatkan sumber daya manusia, wakil rakyat asal Sumatera Barat itu juga berharap para orang tua untuk ikut mengendalikan jumlah penduduk, karena Indonesia sendiri saat ini berada di peringkat empat dengan jumlah penduduk paling banyak di dunia.

"Saat ini jumpah penduduk di Indonesia ini sekitar 260 juta jiwa. Jumlah ini harus dikendalikan. Kepada orang tua, saya berharap agar ikut menjadi pelopor dua anak cukup. Minimal jadi pelopor bagi keluarganya, dan kalau bisa bagi lingkungan tempat tinggalnya," ujar Iqbal.

baca juga: Dirut Baru TVRI Pernah Jadi Kontributor Playboy, Jansen: Apa Tidak Ada yang Lain?

Menurut penelitian, lanjutnya, kalau anak dua, maka orang tua bisa memberikan perhatian dan pendidikan yang lebh baik kepada anaknya. Dan tentunya, dengan dua anak cukup, maka anak-anak bisa mejadi generasi mandiri dan membagakan keluarganya, saudaranya, dan diharapkan bisa menjadi pemimpin di masa akan datang.

"Pengedelaian jumlah penduduk melalui gerakan dua anak cukup yang telah disosialisasikan oleh BKKBN sejak lama itu, juga sejalan dengan bonus demografi yang diperkirakan akan diraih Indonesia pada 2025-2030, karena dengan dua anak cukup, orang tua bisa maksimal untuk meningkatkan sumber daya anaknya sejak dini," bebernya.(*)

Penulis: Riki S