Setrum Ikan Dijual Bebas di Situs Jual Beli Online, DKP Sumbar : "Dilarang Menggunakannya"

Alat setrum ikan
Alat setrum ikan (Ilustrasi )

PADANG, KLIKPOSITIF - Mesti alat setrum ikan sudah dilarang hukum karena dianggap kategori praktik ilegal fishing. Namun, keberadaan alat penyetruman ikan itu masih saja dijual dengan bebas di situs jual beli online (e-commerce). 

Dari pantauan KLIKPOSITIF , dibeberapa platrform situs jual beli online, keberadaan alat penyentrum ikan dijual dengan harga yang bervariatif, mulai dari harga puluhan ribu hingga jutaan rupiah.

baca juga: Sosialisasi Perda Zonasi, DKP Sumbar: Pemanfaatan Laut Harus ada Izin

Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, Yosmeri menegaskan, melakukan penangkapan ikan dengan menyentrum dilarang karena termasuk kategori menangkap ikan dengan bahan berbahaya. Pelarangan itu tertuang dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009 Tentang Perikanan. 

"Aturannya kan sudah jelas, gunakan bahan berbahaya itu dilarang, termasuk alat penyentruman ikan. Ini sama saja dengan menggunakan putas dan bom yang juga dilarang menggunakannya," katanya, Rabu, 13 Maret 2019.

baca juga: Dispensasi Berakhir, Kapal Bagan di Sepanjang Danau Singkarak Kembali Razia

Disebutkanya, adanya penjualan bebas di beberapa situs jual beli untuk dilakukan penindakan. Pihaknya tidak bisa mengambil tindakan. Namun dia berjanji akan berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan yang memiliki kewenangan.

"Kementerian yang dapat meminta pihak penyedia aplikasi jual beli online untuk mencabut peredaran alat penyentrum ikan yang dijual bebas tersebut," katanya.

baca juga: Budidaya Udang Vaname di Sumbar Cukup Menjanjikan

Namun demndemi, Yosmeri tetap menghimbau masyarakat agar tidak menggunakan bahan berbahaya untuk menangkap ikan. Apalagi, membelinya. "Menggunakan saja dilarang. Apalagi membeli itu," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sudah menanggapi bebasnya penjualan barang yang disebutnya terlarang. Susi berharap, pengelola e-commerce segera mencabut laman yang menjual barang itu. 

baca juga: Peluang Ikan Sidat Sumbar Ekspor ke Jepang

Untuk diketahui, rakitan aliran listrik tersebut biasanya digunakan untuk menangkap ikan oleh beberapa oknum. Paling banyak digunakan untuk menangkap ikan air tawar seperti, ikan gabus, puyu, sepat, nila bahkan belut.(*)

Penulis: Joni Abdul Kasir