D'Besto, Resto Ayam Cepat Saji yang Berhasil Sentuh Hati Masyarakat Sumbar

"D'bestO secara tidak lansung membantu perkembangan ekonomi yang ada di Kota Padang dan juga membuka peluang pekerjaan bagi masyarakat lainnya"
Wako Padang Mahyeldi Ansharullah meyampaikan apresiasinya pada D'Besto dalam kegiatan Gebyar 5th D'Besto Sumbar (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Walikota (Wako) Padang Mahyeldi Ansharullah mengungkapkan bahwa kehadiran D'Besto membantu perkembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan wirausaha masyarakat di Kota Padang.

"D'bestO secara tidak lansung membantu perkembangan ekonomi yang ada di Kota Padang dan juga membuka peluang pekerjaan bagi masyarakat lainnya," ungkap Mahyeldi saat perayaan Gebyar D'Besto 5th Sumbar 2019 di Axana Hotel pada Kamis (14/3).

Ia menjelaskan, sejak masuknya D'Besto di Sumatera Barat pada 2014 telah mampu mengurangi banyak angka pengangguran di Kota Padang. Bahkan pada kegiatan Job Fair yang dilaksanakan di Kota Padang, D'Besto cukup banyak menyerap tenaga kerja.

"Saat ini D'Besto ada 27 cabang di seluruh Sumbar, bahkan paling banyak cabangnya di Kota Padang. Tentunya hal itu memberi keuntungan pada Kota Padang seperti menambah kas daerah melalui pajak restoran, pengembangan UKM dan pemberdayaan SDM di Sumbar," katanya.

Untuk kedepannya, lanjutnya, diharapkan d'BestO mampu memberikan lebih banyak lagi sumbangsih kepada masyarakat dan menjadi perusahaan resto cepat saji lokal yang mampu bersaing di pasaran dunia.

Sementara itu, Owner D'besto, Evalinda Amir mengatakan, bahwa konsumen loyal D'Besto mencapai hingga 200ribu orang di Sumbar sejak awal kehadirannya pertama kali di Siteba.

“Secara bertahap d’Besto telah berhasil diterima sebagai resto ayam goreng cepat saji dan berkibar merata di Indonesia. Perlahan dan penuh keyakinan, kita buktikan bahwa kita bisa menyaingi merek kuliner serupa dari luar negeri yang kebanyakan baru merambah kota-kota besar di Indonesia. Di wilayah Sumatera Barat dan sekitarnya saja, hingga kini telah berdiri 27 outlet mitra d’BestO yang tersebar di Padang, Padang Panjang, Agam, Bukittinggi, Pariaman, Solok, Batusangkar, Payakumbuh dan Lima Puluh Koto,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa D'Besto masih menerima adanya investor baru untuk ... Baca halaman selanjutnya