Buron Selama Dua Tahun, Ardiansyah Dibekuk Tim Satres Narkoba Polresta Padang

"Lelaki itu dibekuk bersama seorang teman perempuannya saat berada di depan Musala Darul Ulum, RT 04/ RW 04, Kelurahan Seberang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan."
Setelah menjadi buronan selama dua tahun karena melarikan diri Lapas kelas IIB Pariaman, Ardiansyah (38) kembali dibekuk oleh tim Satres Natkoba Polresta Padang, Jumat 15 Maret 2019 malam (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Setelah menjadi buronan selama dua tahun karena melarikan diri Lapas kelas IIB Pariaman, Ardiansyah (38) kembali dibekuk oleh tim Satres Narkoba Polresta Padang, Jumat 15 Maret 2019 malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Lelaki yang melarikan diri dari hukumannya dua tahun lalu itu dibekuk bersama seorang teman perempuannya saat berada di depan Musala Darul Ulum, RT 04/ RW 04, Kelurahan Seberang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan.

Kanit Opsnal Satres Narkoba Polresta Padang, Ipda Ori Friliansa Utama mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di lokasi tersebut sering ada transaksi narkoba. "Saat kami melakukan pengecekan, kami menemui tersangka melakukan transaksi narkoba di lokasi tersebut," ujarnya.

Ia mengatakan, saat dibekuk, tersangka sedang menunggu teman perempuannya yang diketahui bernama Tesya Putri Moga (25). "Saat kami amankan, tersangka sedang berada di pinggir jalan bersama seorang teman perempuannya," lanjutnya.

Saat pihaknya melakukan penangkapan, pelaku tidak sempat melarikan diri, sementara teman perempuannya melarikan diri dengan bersembunyi di dalam selokan. "Pelaku kami amankan, tetapi teman perempuannya melarikan diri dan kami melakukan pencarian, kami menemukannya di dalam sebuah selokan," sambungnya.

Setelah mengamankan kedua pelaku, pihaknya langsung melakukan penggeledahan yang juga disaksikan oleh RT setempat. "Saat kami melakukan penggeledahan, kami mendapatkan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu di dalam tas pelaku sebanyak 12 paket kecil dan 10 paket sedang," lanjutnya.

Pihaknya langsung menggiring tersangka bersama rekannya dan barang bukti ke Mapolresta Padang untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. "Pelaku akan diancam dengan pasal 112 Jo 114 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman mati," tuturnya.

[Halbert Caniago]