Percepat Pembangunan, Pemkab Agam Kembangkan Komiditi Unggulan di Setiap Kecamatan

"Oleh sebab itu, tentu perlu pendekatan lain untuk pengembangannya, dengan mengembangkan kawasan sesuai potensi dan ke khas-an masing-masing nagari,"
rapat koordinasi pembangunan kawasan perdesaan, (Ist)

AGAM, KLIKPOSITIF -- Kabupaten Agam terus berupaya memaksimalkan, serta membangun sinergitas untuk memacu percepatan pembangunan di pelosok nagari. Beberapa langkah telah dilaksanakan, diantaranya penetapan perwilyahan komoditi.

Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria Dt Tumangguang Putiah mengatakan, penetapan perwilayahan komoditi yang dilakukan seperti, tebu dikembangkan di Lawang, Kecamatan Matur, jeruk di beberapa nagari di Kecamatan Baso, kopi di beberapa nagari di Kecamatan IV Koto dan banyak komoditi lainnya.

"Termasuk wisata alam di beberapa nagari di Kecamatan Tanjung Raya, Kecamatan Tilatang Kamang, Kamang Magek, Tanjung Mutiara dan lainnya," ujar Trinda Farhan Satria saat membuka rapat koordinasi pembangunan kawasan perdesaan, di Istana Bung Hatta Bukittinggi, Sabtu (16/3).

Rakor digelar oleh Kementerian Desa, yang diikuti seluruh camat dan wali nagari se-Kabupaten Agam, dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari, Teddy Martha.

Dikatakan, pihaknya menyadari pengembangan kawasan perdesaan yang sudah dilaksanakan selama ini belum maksimal, salah satunya karena keterbatasan daya dukung anggaran.

"Oleh sebab itu, tentu perlu pendekatan lain untuk pengembangannya, dengan mengembangkan kawasan sesuai potensi dan ke khas-an masing-masing nagari," ujarnya.

Disebutkan, melalui kegiatan yang difasilitasi Kementerian Desa ini, diharapkan konsep pembangunan kawasan perdesaan yang dibahas dalam rakor bisa lebih dimatangkan. Beberapa program strategis yang telah disiapkan Kementerian Desa agar dapat ditindaklanjuti dalam anggaran berikutnya.

Sejalan dengan strategi Kabupaten Agam, nagari dijadikan sebagai ujung tombak pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Mestinya nagari harus mmperkuat skala ekonomi dengan perencanaan berbasis kawasan, diharapkan nagari dengan nagari lain dapat membangun sinergitas.

"Semoga sentra yang sudah dimiliki dapat dipercepat pengembangannya, ... Baca halaman selanjutnya