Pertemuan FDY ke-36 di Payakumbuh Dihadiri Ribuan Jemaah

"Kepada undangan kami sampaikan bahwa pertemuan FDY yang ke-36 di Kota Payakumbuh ini dihadiri jemaah dari 17 kabupaten kota di Sumbar"
Gubernur Sumbar saat menghadiri pertemuan FDY ke-36 di Kota Payakumbuh, Minggu (17/3). (Ist)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Ribuan jemaah Forum Dakwah Yasin (FDY) Provinsi Sumatera Barat memadati Masjid Al Muttaqin Kelurahan Tanjung Pauh, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Minggu (17/3).

Kahadiran jemaah dari 17 kabupaten kota dari seluruh Sumbar itu adalah dalam rangka pertemuan FDY yang ke-36 dengan Kota Payakumbuh sebagai tuan rumah.

"Kepada undangan kami sampaikan bahwa pertemuan FDY yang ke-36 di Kota Payakumbuh ini dihadiri jemaah dari 17 kabupaten kota di Sumbar. Karena Kabupaten Mentawai dan Solok Selatan belum bergabung ke forum, semoga mendatang ikut berkonstribusi dalam membangun silaturahim dan sambil wisata religi," kata Ketua FDY, Midarlen.

Dalam kegiatan itu turut hadir Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno beserta istri Nevi Zuairina yang juga menjabat sebagai Ketua Majlis Taklim Sumbar. Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi beserta istri Henny Yustita Zubir selaku Ketua BKMT dan TP PKK Kota Payakumbuh. Sedangkan yang memberikan ceramah agama adalah Ustadz H Saidul Amin yang merupakan seorang dosen di UIN Suska Riau.

Walu Kota Payakumbuh, Riza Falepi menyambut baik antusiasme yang ditunjukkan jemaah FDY Sumbar itu. Bahkan Masjid Al Muttaqin sampai tidak sanggup menampung peserta, sehingga ada beberapa diantaranya harus duduk di luar masjid.

"Kami bangga semangat jemaah, lantai I, lantai II, serta halaman, dan jalan raya dipadati jemaah. Untungnya panitia sudah siapkan tenda. Nantinya kita akan bangun Mesjid Raya di Payakumbuh yang besar dan luas, sehingga wirid dakwah kita lebih maksimal dan tidak ada lagi yang duduk di luar. Mohon doanya," kata Riza.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam tausiyah pendeknya mengharapkan warga Minangkabau selalu menjaga silaturahim dan ukhuwah di era milenial seperti sekarang ini.

"Sekarang katanya zaman milenial atau zaman now, tapi silaturahmi mesti terus terjalin baik. Karena itu adalah sunah dan contoh dari Nabi yang ... Baca halaman selanjutnya