Hanyut Dua Bulan Lalu, Barang Milik Korban Ditemukan Pemulung

Sejumlah barang milik korban yang ditemukan pemulung
Sejumlah barang milik korban yang ditemukan pemulung (KLIKPOSITIF/Halbert Caniago)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Kepolisian Sektor Padang Barat Kota Padang -Sumbar menemukan sejumlah barang-barang berupa tas dan yang lainnya milik korban yang hanyut di Banjir Kanal Padang pada 20 Januari 2019 yang lalu.

Baca : Hanyut di Banda Kali Padang , Satu Penumpang Hilang" href="http://news. KLIKPOSITIF .com/baca/44845/gagal-parkir--minibus-hanyut-di-banda-kali-padang--satu-penumpang-hilang">Gagal Parkir, Minibus Hanyut di Banda Kali Padang , Satu Penumpang Hilang

baca juga: Pemko Padang klaim Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19 Klaster Pengambiran

Kapolsek Padang Barat, AKP Firdaus mengatakan proses penyelidikan tersebut berawal saat salah satu keluarga korban menyebut jika telepon genggam milik korban masih aktif, sementara korban tidak ditemukan.

Baca juga : Padang Dihentikan" href="http://news. KLIKPOSITIF .com/baca/45232/pencarian-korban-tenggelam-di-banjir-kanal-padang-dihentikan">Pencarian Korban Tenggelam di Banjir Kanal Padang Dihentikan

baca juga: Warga Tiku Positif COVID-19 Tanpa Gejala Sempat Shalat Ied di Masjid, 58 Orang Tes Swab

"Mendapatkan informasi tersebut, kami langsung melacak keberadaan telepon genggam tersebut dan beberapa nomor yang sempat dihubungi," laniutnya.

Dari hasil pelacakan tersebut, nomor tersebut pernah menghubungi seseorang atas nama Suci Veronika.

baca juga: Asisten I Edi Hasymi Cek Protokol Kesehatan COVID-19 di Pusat Perbelanjaan di Kota Padang

"Saat kami melacak dan kami minta keterangan kepada Suci, ia mengaku seorang temannya yang menghubunginya menggunakan nomor tersebut," lanjutnya.

Setelah itu, pihaknya langsung mencari tahu teman dari Suci atas nama Syarif yang menelpon menggunakan nomor telepon korban.

baca juga: 240 Mualaf di Kota Padang Terima Bantuan Paket Lebaran

"Saat kami menjemput syarif, ia mengatakan bahwa mendapatkan handphone korban dari orang tuanya yang bekerja sebagai pemulung," lanjutnya.

Mendapatkan kabar tersebut, pihaknya langsung menemui orang tua Syarif atas nama Marnis yang saat itu sedang memulung.

"Dari keterangan Marnis, ia mendapatkan tas milik korban di daerah Pantai Muaro Lasak," sambungnya.

Kemudian pihaknya meminta Marnis untuk membawa tas yang ia dapatkan di pantai tersebut dan menemukan beberapa barang milik korban.

"Kami mengamankan barang milik korban berupa satu lembar Kartu Tanda Penduduk (KTP), Buku Tabungan, Kartu BPJS, Kartu PMI dan beberapa lembar kartu ATM," sambungnya.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya memberhentikan proses penyelidikan karena belum menemukan bukti adanya tindak pidana lain selain laka lantas.

"Untuk proses laka lantasnya sudah ditangani oleh Unit Laka Satlantas Polresta Padang dan untuk proses dugaan tindak kriminal lain kami hentikan sementara.Namun jika ada bukti lainnya, kami akan proses lagi," tutupnya.

[Halbert Caniago]

Penulis: Iwan R