Jelang Pemilu, Polres Bukittinggi Imbau Warga Tidak Sebarkan Hoaks

"Pelaku penyebar hoaks bisa dipidana"
Ilustrasi (Net)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -- Jelang Pemilu 2019 yang hanya tinggal satu bulan lagi, Kasat Reskrim Polres Bukittinggi AKP Andi Mohamad Akbar Mekuo megimbau kepada warga Bukittinggi dan sekitarnya untuk mewaspadai informasi hoaks serta tidak menyebarkan informasi hoaks yang berkemungkinan menyebar di berbagai media sosial.

"Jangan terlalu cepat percaya terhadap informasi yang belum tentu kebenarannya. Kroscek kebenaran informasi tersebut, jika perlu bahas secara khusus dalam kalangan internal, untuk memastikan info itu benar atau tidak," ujar Kasat Reskrim, Senin 18 Maret 2019.

Menurut Kasat, penyebaran informasi hoaks bisa berujung pidana, karena orang yang merasa dirugikan bisa melaporkan hal tersebut ke kepolisian.

"Salah sedikit saja menginformasikan sesuatu bisa berakibat fatal. Jika dilaporkan, pelaku penyebar hoaks bisa dipidana dan diproses sesuai aturan yang berlaku," jelasnya.

Ia melanjutkan, penyebar informasi hoaks dapat dijerat Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) nomor 19 tahun 2016. (*)