KPU Sawahlunto Coret Dua Caleg Dari DCT

"Dengan dikeluarkannya dua putusan TMS pada perubahan DCT, hingga kini caleg yang masuk dalam DPT KPU Kota Sawahlunto berjumlah 252 orang"
KPU Kota Sawahlunto Memperagakan Surat Suara Pemilu 2019 di Sawahlunto, Senin 18 Maret 2019 (Muhammad Haikal/Klikpositif)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Anggota Divisi Teknis Penyelenggaraan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sawahlunto, Jasmadi mengatakan, pihaknya telah melakukan tiga kali perubahan Daftar Calon Tetap (DCT) anggota legislatif, untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sawahlunto, sejak ditetapkan pada 20 September 2018 lalu.

Sebelum dilakukan perubahan, sambungnya, terdapat 253 Calon Anggota Legislatif (Caleg) yang masuk DCT dari Partai Politik (Parpol) peserta pemilu, minus dua partai yang tidak mendaftarkan Calegnya yakni Partai Garuda dan Partai Bulan Bintang (PBB).

"Perubahan pertama, dilakukan pada 11 Oktober 2018, dengan memasukkan Caleg Partai Demokrat nomor urut 1 atas nama Syamdirja, Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Talawi berdasarkan putusan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Sawahlunto. Dengan memasukkan Syamdirja ke DCT, jumlah caleg di DCT sebanyak 254 orang," katanya di Sawahlunto, Selasa 19 Maret 2019.

Kemudian, perubahan kedua dilakukan pada 29 Oktober 2018, dengan mengeluarkan putusan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) atas nama Indarno, Caleg Partai Nasional Demokrat (Nasdem) nomor urut 2 Dapil 3 Silungkang-Lembah Segar, juga karena meninggal dunia.

Perubahan ketiga dikeluarkan pada 29 Desember 2018, dengan men-TMSkan Caleg Partai Berkarya atas nama Hapri dengan nomor urut 4 Dapil 2 Talawi karena meninggal dunia.

"Dengan dikeluarkannya dua putusan TMS tersebut, hingga kini caleg yang masuk dalam DPT KPU Kota Sawahlunto berjumlah 252 orang," tambahnya.

Namun dua Caleg yang di TMSkan tersebut, namanya dipastikan tidak tercantum dalam surat suara. "Dalam surat suara nama dua orang Caleg yang meninggal dunia tidak ada, namun nomor urutnya masih. Jika masih ada yang mencoblos mereka, suara tersebut untuk partainya," tuturnya.

Pada kesempatan itu, Jasmadi mengajak seluruh masyarakat Sawahlunto yang sudah memiliki hak pilih, untuk menggunakan hak pilihnya pada pemilihan umum 2019 ... Baca halaman selanjutnya