Jual Hasil Jambret di Media Sosial, Sepasang Muda-Mudi Ditangkap Polres Sawahlunto

Wakapolres Sawahlunto Kompol Jerry Syahrim dan Kasatreskrim Polres Sawahlunto AKP Julkipli Ritonga Saat Press Release di Mapolres Sawahlunto, Rabu 20 Maret 2019
Wakapolres Sawahlunto Kompol Jerry Syahrim dan Kasatreskrim Polres Sawahlunto AKP Julkipli Ritonga Saat Press Release di Mapolres Sawahlunto, Rabu 20 Maret 2019 (Muhammad Haikal/Klikpositif)

SAWAHLUNTO , KLIKPOSITIF -- Kepolisian Resor Kota Sawahlunto menangkap sepasang muda-mudi yang kerap melakukan tindak kriminal penjambretan di daerah itu. Kedua tersangka masih berumur belasan tahun.

Kedua tersangka diketahui telah melakukan tindakan penjambretan tersebut di dua lokasi. Mereka berinsial AMS (19) dan teman wanitanya NK (17). Khusus untuk tersangka NK merupakan salah satu pelajar di Sijunjung.

baca juga: Pemuda Tiku Positif Corona, Ini Rincian 58 Orang yang Kontak

Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Sawahlunto , Kompol Jerry Syahrim mengatakan, aksi pertamanya dilakukan pada 13 Maret 2019, sekira pukul 17.00 WIB di Kelurahan Saringan, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto .

Saat beraksi, tersangka mengambil dompet milik korban bernama Risna Yesi, yang berisi 1 unit handphone Nokia dan uang sebesar Rp160 ribu.

baca juga: Ini Kabar Baik Terkait Penanganan COVID-19 di Agam

Dikarenakan kurang puas dari hasil yang didapat, mereka melanjutkan aksi untuk kedua kalinya, pada 14 Maret 2019 sekira pukul 10.15 WIB di Kelurahan Lubang Panjang, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto , dari korban Teti Yodian Masari, mereka memperoleh 1 unit handphone merk Vivo Y71.

"Dalam dua aksinya, AMS berperan mengemudikan motor, dan NK eksekutornya. Handphone Nokia tersebut dijual seharga Rp150 ribu di Pasar Sijunjung," katanya, Rabu 20 Maret 2019.

baca juga: 87 Swab Negatif, Kasus di Bukittinggi Tetap 17

Jerry Syahrim menambahkan, pihaknya dapat mengungkap kasus ini, karena tersangka AMS memposting handphone Vivo Y71 tersebut untuk dijual melalui media sosial. Ketika dikonfirmasi ke korban, korban meyakini bahwa barang yang diposting merupakan miliknya.

"Berdasarkan laporan dan keterangan korban, tersangka AMS dapat kami bekuk pada 16 Maret 2019 dirumahnya di Jorong Batu Balang, Nagari Limo Koto, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung. Tiga hari berselang NK, kami tangkap di sebuah rumah kost di Gambok, Sijunjung," tambahnya.

baca juga: Lamang Hitam, Kuliner Unik dari Talang Babungo

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Sawahlunto , AKP Julkipli Ritonga menambahkan, tersangka AMS akan dijerat dengan pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

"Untuk NK, karena masih dibawah umur, tindakan hukumnya dengan sistem peradilan anak," tuturnya.(*)

Penulis: Muhammad Haikal