Berkas Tahap I Kekerasan di Ponpes Nurul Ikhlas Dilimpahkan ke Kejaksaan

"Saat ini kita masih menunggu petunjuk dari Kejari untuk tahap dua"
Polisi saat memberikan keterangan kasus kekerasan di Ponpes Nurul Ikhlas (KLIKPOSITIF)

PADANGPANJANG, KLIKPOSITIF -- Berkas  perkara tahap satu kasus kekerasan yang menyebabkan santri Pondok Pesantren Nurul Iklas meninggal dunia dilimpahkan  penyidik Polres Padangpanjang ke Kajari Padangpanjang. Sementara itu penyidik terus melakukan pemanggilan sejumlah saksi-saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Berkas tahap satu telah kita limpahkan ke Kajari Padangpanjang untuk di tindaklanjuti. Saat ini kita masih menunggu petunjuk dari Kejari untuk tahap dua,” sebut Kasat Reskrim Polres Padangpanjang, AKP Kalbert J.

Dikatakannya, sebelum melimpahkan  berkas tahap I, penyidik telah melakukan  sejumlah proses hukum , mulai dari  pemanggilan puluhan saksi dan melakukan pra rekontruksi kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur di tempat kejadian perkar (TKP) di asrama Musa, Nurul Iklas X Koto  Tanahdatar.

“Kita telah lakukan rekonstruksi secara tertutup. Penyidik juga telah panggil sejumlah saksi termasuk pihak ponpes," sebut  Kalbert J.

Kekerasan terhadap salah seorang santri dilakukan secara belurang  hingga menyebabkan  korban “R”  meninggal dunia. Kejadian berulang tersebut dilakukan  17 Santri,  pada hari Kamis, (7/2), Jumat(8/2) dan Minggu (10/2).

Sebelum meninggal, korban sempat dilarikan ke RSUD Padangpanjang untuk mendapatkan pertolongan medis.  Namun, cidera berat  yang diderita, pihak RSUD  memutuskan untuk merujuk ke RS M Jamil Padang untuk penanganan lebih lanjut. (rj)