Menempa Fisik dan Mental Melalui Silek Tuo Minangkabau

"Silek Tuo Minangkabau memiliki makna dan pemahaman yang dalam"
Dedi Kurnia (Istimewa)

PADANG,KLIKPOSITIF -- Kebudayaan bisa saja terkikis oleh perputaran masa. Keberadaannya mungkin takkan sampai ke generasi mendatang. Karena itu dibutuhkan tangan dingin para pelestari, untuk menjamin eksistensinya.

Peran itu juga yang tengah dilakoni Dedi Kurnia, pria berusia 37 kelahiran Padangpanjang, Sumatera Barat. Walau dengan latar belakang sebagai anggota Satuan Brigade Mobil (Sat Brimob) Polda Sumbar, ia menolak tutup mata terhadap kebudayaan.

Kepedulian serta rasa khawatir hilangnya Silek tuo Minangkabau adalah cambuk yang mendorong Dedi turun ke gelanggang, berbekal ilmu puluhan tahun silam saat belajar di perguruan pagu-pagu, Padangpanjang.

Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, adalah tempat pria berperawakan tegas itu mengajarkan seni bela diri lama kepada para murid. Baik itu teknik serta jurus.

Memang tidak ada yang mudah di awal, begitu juga untuk Dedi. Ia masih ingat suka-duka ketika mulai melatih pada awal 2016.

"Dulu karena belum populer, hanya ada tiga atau empat orang saja yang datang. Tapi saya tetap optimis," katanya mengenang perjuangan masa lalu.

Namun berkat kegigihan hati, murid yang dulunya cuma tiga atau empat orang itu kini sudah mencapai empat puluh orang lebih.

Dedi yang telah mengabdi di kepolisian sejak 18 tahun silam itu mengadakan latihan dua kali dalam seminggu, yaitu Senin dan Kamis.

Mereka berlatih di tempat terbuka semacam lapangan, terkadang dengan posisi duduk melingkar, terkadang berpasang-pasangan, ada juga yang berlatih gerakan secara sendiri.

Ia memang terlihat sangar dan tegas ketika melatih, namun di luar itu Dedi adalah pria yang ramah dan suka bercengkrama dengan para murid. Wajar jika muridnya merasa dekat dan akrab.

Murid-muridnya tidak hanya dari datang Kota Padang saja, tapi juga datang dari provinsi lain, hingga mancanegara seperti Amerika, dan Australia.

"Saat ini ada delapan murid ... Baca halaman selanjutnya