Jelang Pendistribusian, KPU Pessel Lakukan Penyortiran Ulang Surat Suara

"KPU Pesisir Selatan sudah melakukan pelipatan dan penyortiran pada 4 Maret 2019, dengan melibatkan ratusan tenaga masyarakat. Totalnya mencapai 1.700. 411 lembar surat suara yang terdiri dari Pilpres, Pemilu DPD, Pileg DPR RI, Provinsi dan Kabupaten/Kota."
Ketua KPU Pessel, Epaldi Bahar, memperlihatkan salah satu surat suara di Pemilu 2019 (Ist)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat memastikan kesiapan logistik surat suara Pemilu 2019, dengan melakukan kembali penyortiran setelah dilakukan pelipatan dan penyortiran sebelumnya.

"Kalau untuk surat suara sudah selesai kita lipat, dan sekarang masih dalam sortir tahap dua sebelum di distribusikan ke TPS nantinya. Jadi hasil sortir dari masyarakat kemarin, yang dinyatakan rusak itu kami cek kembali," sebut Ketua KPU Pessel, Epaldi Bahar kepada KLIKPOSITIF.

Sebelumnya, KPU Pesisir Selatan sudah melakukan pelipatan dan penyortiran pada 4 Maret 2019, dengan melibatkan ratusan tenaga masyarakat. Totalnya mencapai 1.700. 411 lembar surat suara yang terdiri dari Pilpres, Pemilu DPD, Pileg DPR RI, Provinsi dan Kabupaten/Kota.

"Saat ini kami melakukan sortir kembali, paling lambat tanggal 22 Maret sudah dapat dikumpulkan. Berapa surat suara yang rusak akan dilaporkan ke KPU RI untuk menutupi kekurangannya," terangnya.

Ia menjelaskan, alasan dilakukannya penyortiran kembali, diantaranya untuk memastikan surat suara dilaporkan rusak itu benar-benar dalam kategori rusak, dan jika ada yang layak digunakan maka akan diambil kembali.

"Karena sebelumnya dalam penyotiran dan pelipatan dari masyarakat kemarin, kami meminta kalau ada menurut masyarakat itu rusak maka dilaporkan rusak. Jadi untuk memastikan kerusakan itu, kami lakukan penyortiran kembali," jelasnya.

Selain memastikan logistik surat suara, KPU Pessel saat ini juga memastikan formulir untuk kesiapan pemilu, salah satu contohnya adalah formulir-formulir lembaran pencatat hasil pemilihan dan lainnya.

"Yang untuk formulir masih menunggu dan ini nanti akan disediakan dari KPU Provinsi," tutupnya. (Kiki Junasri)