Hadapi Bonus Demografi, BKKBN Ajak Remaja Menggali Bakat Sejak Dini

"program GenRe yang menyasar generasi remaja, supaya ke depan mereka bisa merencanakan masa depan yang lebih baik lagi. Untuk itu, semua unsur harus terlibat aktif, termasuk para guru-guru di sekolah"

KLIKPOSITIF - Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Barat mengajak para remaja mengisi pembangunan dengan menggali bakat dan potensi sejak dini. Bahkan, BKKBN siap memfasilitasi generasi muda Indonesia, khususnya Sumatera Barat melalui program Generasi Remaja (GenRe).

Hal itu disampaikan Kabid KB/KS BKKBN Sumatera Barat, Magdalena saat Sosialisasi Advokasi dan KIE Program KKBPK Bersama Mitra yang digelar di Nagari Batu Payuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Limapuluh Kota, Jumat, 15 Maret 2019.

Dalam sosialisasi yang dihadiri oleh ratusan warga Kecamatan Lareh Sago Halaban itu, turut hadir anggota Komisi IX DPR RI, Muhammad Iqbal, sejumlah OPD terkait, sefrta perwakilan dari Pemerintahan Kecamatan Lareh Sago Halaban, dan Pemerintahan Nagari Batu Payuang.

Untuk memeriahkan sosialisasi tersebut, panitia acara juga menyediakan berbagai games-games menarik dengan hadiah utama sepeda, serta hadiah lainnya berupa kompor gas, majic com, dispenser, serta berbagai hadiah unik lainnya yang disediakan oleh BKKBN.

Lebih lanjut Magdalena menyampaikan bahwa program GenRe yang menyasar generasi remaja, supaya ke depan mereka bisa merencanakan masa depan yang lebih baik lagi. Untuk itu, semua unsur harus terlibat aktif, termasuk para guru-guru di sekolah.

"Di sekolah, peranan remaja juga bisa dimaksimalkan melalui Pusat Informasi Remaja (PIK) yang merupakan wadah yang ada di sekolah-sekolah. PIK ini sangat penting, karena dari remaja untuk remaja. Setiap PIK itu juga memiliki pendidik sebaya, konselor remaja serta guru yang bertindak sebagai pembina," katanya.

Ia juga berharap, melalui program GenRe, remaja Indonesia, termasuk Sumatera Barat nantinya, bisa menjadi remaja yang sportif dan produktif di usia produktif, sehingga mampu menghadapi bonus demografi, di mana masa usia produktif, lebih banyak dari pada usia ... Baca halaman selanjutnya