Beraksi di Tanah Datar, Pencuri Dibekuk di Bukittinggi

"Tiga bulan polisi melakukan penyelidikan dengan mengandalkan cek pos pada handphone yang dicuri"
Kapolres Tanah Datar Bayuaji (tengah) didampingi Kapolsek Limo Kaum Aljufrimal (kanan) memberikan keterangan pers perihal penangkapan pelaku pencurian (KLIKPOSITIF/Irfan Taufik)

TANAH DATAR, KLIKPOSITIF -- Polres Tanah Datar berhasil menangkap pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) setelah tiga bulan melarikan diri.

"Setelah tiga bulan melakukan penyelidikan dengan mengandalkan cek pos pada handphone yang dicuri, pelaku berhasil ditangkap di Kota Bukittinggi," kata Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Yudha Prajas didampingi Kapolsek Limo Kaum Iptu Aljufrimal di Pagaruyung, Kamis 21 Maret 2019.

Kapolres menyebut anggotanya menangkap satu dari dua pelaku, yakni Gogon Embia panggilan Godok (32 tahun), warga Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi. Sementara temannya Dikin sampai saat ini masih dalam pengejaran polisi.

Saat ini tersangka Gogon sudah ditahan guna proses penyidikan selanjutnya. Ia dijerat Pasal 363 ayat (1) ke 3, 4 dan 5, KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun.

Kapolsek Aljufrimal melanjutkan, peristiwa pencurian itu terjadi pada Rabu 5 Desember 2018 sekira pukul 05.15 WIB di rumah Perum Munggudama Malana Ponco, Nagari Baringin, Kecamatan Limo Kaum. Saat kejadian,  korban Wirmas Darwis bersama istri sedang melaksanakan shalat Subuh berjamaah di masjid dekat rumahnya.

Sekembali dari masjid, korban melihat pintu rumah terbuka dan ada bekas dicongkel. Kemudian kamarnya dalam kondisi berantakan.

Setelah diperiksa ternyata barang-barang berharga miliknya sudah raib, diantaranya satu gawai, satu tablet, uang tunai sekira Rp8 juta, satu kamera, emas, dan surat-surat berharga seperti ijazah, sertifikat tanah, BPKB kendaraan roda empat dan dua.

Atas kejadian itu, korban langsung melapor ke Polsek Limo Kaum.

[Irfan Taufik]