Gerakan Tanam Sejuta Pohon Dilaksanakan di Pantai Simpang Gia Padang

"Mahyeldi mengimbau masyarakat agar bersama-sama merawat dan menjaga pohon-pohon tersebut"
Penanaman pohon di Simpang Gia Padang (Humas Pemko Padang)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mendukung Gerakan Tanam Sejuta Pohon yang digagas Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB) bersama TNI, Polri, aparatur pemerintah dan komponen masyararakat Kota Padang yang dilaksanakan di kawasan Pantai Simpang Gia, Kelurahan Parupuak Tabiang, Kecamatan Koto Tangah Kota Padang-Sumbar, Jum’at (22/03/2019).

Di kesempatan itu, Wali Kota Mahyeldi mengatakan, Kota Padang terletak di garis pantai dengan panjang lebih kurang 68,126 kilometer. Kondisi itu membuat wilayah di sekitar pantai berpotensi terkena abrasi dan gelombang air laut.

 “Kita berharap, melalui penanaman pohon dan menciptakan hutan pantai bisa menyerap tekanan air sampai 80 persen, sehingga memberi daya tahan terhadap daya rusak daerah pantai, dan yang terpenting untuk mitigasi bencana tsunami,”ungkap Mahyeldi.

Mahyeldi juga mengatakan, proses penanaman pohon didesain sebaik mungkin agar akses nelayan ke laut juga tersedia. Ia juga mengimbau masyarakat agar bersama-sama bertanggung jawab merawat dan menjaga pohon-pohon tersebut.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit mengatakan, potensi gempa megathrust Mentawai dengan skala 8.9 SR berpotensi mendatangkan gelombang air laut dengan jangkauan hingga 12 kilometer dengan kecepatan 827 kilometer perjam.

“Kita bukan menakut-nakuti. Tapi ini memang ril dan sesuai dengan apa yang dikatakan Kepala BNPB Letjen Doni Manando beberapa waktu lalu. Untuk itu, Gerakan Tanam Sejuta Pohon merupakan salah satu cara dalam mitigasi bencana", terang Nasrul.

Nasrul Abit berharap, gerakan seperti ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih mencintai kawasan pantai. “Mari Kita sama-sama membangun dan menjaga daerah kita dan terima kasih kepada semua stakeholder yang telah menyukseskan pelaksanaan kegiatan ini,” tutup Wagub. (rel.*)