Komisi IX DPR: 1.000 Hari Pertama Kehidupan Merupakan Kewajiban yang Tidak Bisa Ditawar

"Stunting juga dikaitkan dengan perkembangan otak yang tidak maksimal, dan menyebabkan kemampuan mental dan belajar yang kurang, serta prestasi sekolah yang buruk"
Anggota Komisi IX DPR, Suir Syan saat menjadi pemateri pada sosialisasi yang digelar BKKBN di Rambatan, Tanah Datat (Ist)

KLIKPOSITIF - Mungkin tidak semua orang akrab dengan istilah stunting. Menurut UNICEF, stunting didefinisikan sebagai persentase anak-anak usia 0 sampai 59 bulan, dengan tinggi di bawah minus standar pertumbuhan anak keluaran WHO.

Bahkan di Indonesia, WHO mencatat bahwa 7,8 juta dari 23 juta balita di Indonesia adalah penderita stunting atau sekitar 35,6 persen. Sebanyak 18,5 persen kategori sangat pendek dan 17,1 persen kategori pendek.

Untuk mengurangi angka stunting, Pemerintah melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Salah satunya, adalah Sosialisasi Advokasi dan KIE Program KKBPK Bersama Mitra Kerja.

Di Sumatera Barat, sosialisasi itu digelar di 18 kabupaten/kota. Salah satunya, di Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar. Bahkan pada sosialisasi yang digelar pada 23 Maret 2019 itu, BKKBN juga mengandeng Komisi IX DPR RI, yang merupakan mitra kerja dari BKKBN.

Anggota Komisi IX DPR RI, Suir Syam pada sosialisasi itu menyampaikan bahwa stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama. Umumnya, karena asupan makan yang tidak sesuai kebutuhan gizi.

"Stunting juga dikaitkan dengan perkembangan otak yang tidak maksimal, dan menyebabkan kemampuan mental dan belajar yang kurang, serta prestasi sekolah yang buruk," kata Suir Syam yang juga merupakan mantan Direktur Rumah Sakit Achmad Mochtar, Bukittinggi.

Stunting dan kondisi lain terkait kurang gizi, sebut Suir Syam, juga dianggap sebagai salah satu faktor risiko diabetes, hipertensi, obesitas dan kematian akibat infeksi. Oleh sebab itu, ia pun mengimbau agar orangtua memberikan asupan gizi sejak 1000 Hari Pertama Kehidupan.

"Investasi gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan merupakan kewajiban yang tak bisa ditawar. Sebab, faktor utama tingginya masalah stunting, disebabkan karena buruknya asupan gizi sejak janin masih ... Baca halaman selanjutnya