Bupati Pesisir Selatan Sampaikan Keberhasilan Pemda dalam Penyampaian Nota Pengantar LKPj 2018

Bupati Pessel Hendrajoni serahkan LKPJ 2018 kepada Ketua DPRD Pessel Dedi Rahmanto Putra
Bupati Pessel Hendrajoni serahkan LKPJ 2018 kepada Ketua DPRD Pessel Dedi Rahmanto Putra (Ist)

PESSEL , KLIKPOSITIF -- Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni menyampaikan keberhasilan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam nota pengantar, laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) tahun 2018 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Senin 25 Maret 2019.

Penyampaian nota LKPj yang disampaikan dilakukan Bupati Pesisir Selatan, dalam rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pesisir Selatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Dedi Rahmanto Putra dan dihadiri unsur Forkompinda. Bupati Hendrajoni mengatakan, penyampaian LKPJ merupakan pelakasaan wajib berdasarkan UU Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, dan peraturan pemerintah nomor 3 tahun 2007.

Dalam penyampaian LKPJ, Hendrajoni memaparkan kemajuan pembangunan yang telah dicapai selama tahun 2018, diantaranya mulai dari peningkatanpertumbuhan ekonomi Pesisir Selatan mencapai 5, 42 persen, dan angka ini diklaim lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi provinsi Sumatera Barat dan nasional.

Baca Juga

Selain itu, peningkatan yang signifikan diraih pada pencapaian Pendapatan Domistik Regional Bruto (PDRB) dari semula PDRB Pesisir Selatan, Rp10,7 juta meningkat menjad Rp 18, 9 juta. Serta pemerintah kabupaten Pesisir Selatan telah berhasil menurunkan
angka kemiskinan dari semula sebesar 8, 46 turun menjadi 7, 59 persen.

"Dan termasuk angka pengangguran terbuka awalnya 11, 69 persen turun menjadi 5,85. Selain capaian makro kita juga telah banyak meraih perstasi dalam dalam pembangunan daerah," ungkap Bupati Pesisir Selatan dalam penyampaian LKPj 2018 dalam paripuran DPRD.

Lanjut Hendrajoni, selain capaian makro, Kabupaten Pesisir Selatan juga
telah berhasil meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam laporan keuangan daerah, dan berhasil mengimplementasikan sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah ( SAKIP) dengan Predikat B.

"Serta pelaksanaan transaksi non tunai dan penerapan absen elektronik lainya merupakan target penerapan sistem pemerintah yang baik, sepanjang 2018," sebut Bupati Hendrajoni dalam rapat paripurna LKPj tahun 2018, Senin 25 Maret 2019.

Selain itu, menurutnya untuk menggejot pembangunan daerah, pihaknya juga telah merealisasikan sebanyak 26 unit pasar tradisional dan pasar rakyat sampai akhir 2018. Serta pembangunan lainnya, dalam peningkatan gedung pemerintah serta infrastruktur jalan, rumah layak huni, rumah susun, pariwisata.

"Ini adalah keberhasilan yang perlu tingkat terus kedepannya. Karena pembangunan merupakan salah satu pendorong untuk kemajuan daerah kita," terangnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Pesisir Selatan, Dedi Rahmanto Putra menyambut baik penyampaian LKPj akhir yang disampaikan Bupati Pesisir Selatan. Sebab, sesuai UU Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, dan peraturan pemerintah nomor 3 tahun 2007.

"Dan sesuai UU nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, dan peraturan pemerintah nomor 3 tahun 2007. Kepala daerah wajib menyampaikan LPPD kepada pemerintah dan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) kepada DPRD," ulasnya.

Menurutnya, sepanjang 2018 dari LKPj tersebut, pihaknya mengapresiasi yang telah dilakukan pemerintah daerah dalam satu tahun terkahir. Tetapi, hal itu mesti ditingkatkan lagi sesuai kemampuan daerah dan kebutuhan daerah.

"Dimana laporan tersebut selama satu tahun anggaran merupakan hal wajib. Kita sangat mendorong pemerintah daerah dijajaran bupati, bisa selalu bersinergi dan mampu mengatasi persoalan di daerah," tutupnya. 

[Kiki Julnasri Priatama]

Baca Juga

Penulis: Webtorial

Video Terbaru

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com